Coba ingat kapan terakhir kali Anda membeli furnitur. Apakah Anda datang ke toko fisik atau justru mencari di toko online? Jika Anda memilih berbelanja online, Anda tidak sendirian. Pasar e-commerce furnitur terus berkembang pesat dan diperkirakan mencapai Rp6,45 kuadriliun pada tahun 2029, naik dari Rp3,86 kuadriliun pada tahun 2024.
Meski peluang penjualannya terlihat menjanjikan, menjalankan toko furnitur online tradisional berarti Anda harus mengirim barang berukuran besar dan sering kali mudah rusak kepada pelanggan di berbagai lokasi.
Dropshipping furnitur membantu mengatasi banyak tantangan logistik tersebut dengan memungkinkan supplier menangani pemenuhan pesanan. Simak selanjutnya untuk memahami cara kerja dropshipping furnitur dan menemukan mitra dropshipping furnitur populer yang dapat membantu Anda memulai bisnis dropshipping.
Bagaimana cara kerja dropshipping furnitur?
Dropshipping adalah model bisnis di mana penjual online menyerahkan proses pemenuhan pesanan kepada pihak ketiga. Saat pelanggan melakukan pemesanan, Anda mengirimkan informasi pesanan kepada supplier dropshipping, lalu supplier tersebut mengirimkan produk langsung ke pelanggan Anda. Anda yang mempromosikan dan menjual produk, sementara mitra dropshipping menangani penyimpanan stok, pengemasan, dan pengiriman.
Dropshipping furnitur juga melalui proses yang sama. Supplier dropshipping furnitur biasanya menyimpan beragam produk, mulai dari set furnitur kamar tidur berukuran besar hingga barang yang lebih kecil seperti rak tanaman dan lampu. Model ini memungkinkan Anda menjual furnitur tanpa harus menyimpan stok sendiri.
Dropshipping furnitur: kelebihan dan kekurangan
Pertimbangkan keuntungan dan tantangan berikut saat Anda membangun bisnis dropshipping furnitur:
Kelebihan
Basis pelanggan yang besar
Semua orang membutuhkan furnitur, sehingga tercipta potensi pasar yang sangat besar. Nilai pasar furnitur mencapai lebih dari $130 miliar dan terus bertumbuh. Di dalam pasar yang luas ini, Anda memiliki banyak ruang untuk menentukan niche dan menemukan audiens target Anda.
Ragam produk yang luas
Orang membutuhkan furnitur untuk berbagai ruangan, mulai dari ruang kerja di rumah, ruang keluarga, hingga area resepsionis. Preferensi desain setiap pelanggan juga berbeda. Variasi ini memberi Anda peluang untuk menemukan niche pasar dengan menjual produk untuk ruang tertentu atau mengkurasi penawaran berdasarkan gaya.
Misalnya, Anda bisa fokus pada furnitur untuk ruang kerja di rumah maupun furnitur outdoor atau masuk ke niche yang berorientasi pada desain, seperti produk bergaya retro. Anda juga bisa mencari supplier yang menggunakan material tertentu, seperti kayu solid.
Anda juga dapat mengkurasi produk berdasarkan prinsip desain, seperti merek furnitur berkelanjutan Sabai Design. Dalam sebuah episode Shopify Masters, pendiri Phantila Phataraprasit menjelaskan bagaimana ia meluncurkan dua lini produk (Elevate dan Evergreen) dengan pendekatan gaya yang berbeda.
"Kami menyadari bahwa ada banyak tipe orang yang peduli pada dampak yang mereka hasilkan dan masing-masing punya estetika yang berbeda," kata Phantila. "Kami ingin bisa berbicara kepada pelanggan tersebut di berbagai spektrum estetika."
Kekurangan
Pasar yang kompetitif
Pasar furnitur online bisa sangat kompetitif. Toko dropshipping furnitur Anda akan bersaing dengan bisnis dropshipping lain, merek yang menjual langsung ke konsumen, pengecer furnitur besar seperti Ikea, serta marketplace seperti Amazon dan Etsy. Saat Anda bermitra dengan supplier dropshipping, Anda mungkin akan menemukan produk yang sama dijual di toko lain, sering kali dengan harga yang kompetitif.
Lebih sulit menghasilkan penjualan
Menurut perusahaan analisis e-commerce ECDB, toko furnitur online memiliki tingkat konversi rata-rata 1,8% pada tahun 2024, dibandingkan dengan rata-rata 2,5% hingga 3% di kategori e-commerce yang lebih luas. Namun, penjualan furnitur biasanya memiliki nilai pesanan rata-rata (average order value/AOV) yang jauh lebih tinggi, sehingga setiap konversi menjadi lebih bernilai bagi bisnis Anda.
Pembelian furnitur umumnya membutuhkan pertimbangan lebih matang karena termasuk pembelian bernilai besar. Untuk membantu pelanggan mengambil keputusan ini, bangun kepercayaan dengan mengumpulkan testimoni dan ulasan sebagai bukti sosial.
Anda bisa memulai dengan menjual item furnitur bernilai lebih rendah seperti cermin atau lampu, serta produk pelengkap seperti dekorasi rumah. Seiring pelanggan semakin percaya pada kualitas merek dan layanan Anda, mereka akan lebih cenderung membeli produk dengan harga lebih tinggi seperti meja makan dan sofa, yang pada akhirnya meningkatkan nilai pesanan rata-rata Anda.
Risiko kerusakan
Berbeda dengan pakaian atau barang yang mudah dilindungi dengan kemasan, seperti produk kecantikan atau makanan, furnitur lebih sulit untuk dilindungi agar tidak rusak. Barang ini sering kali berat dan rentan, sehingga lebih menantang untuk ditangani dengan baik selama pengiriman.
Jika lip gloss jatuh dalam balutan bubble wrap, kemungkinan besar produknya tetap aman. Namun, jika meja kayu yang jatuh, meskipun sudah dibungkus bubble wrap, tetap ada risiko kaki meja patah. Perlu diingat, biaya penggantian dan perbaikan furnitur biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mengganti barang bernilai rendah.
\
7 supplier dropshipping furnitur terbaik
Supplier dropshipping terbaik untuk toko furnitur Anda akan bergantung pada kebutuhan spesifik bisnis. Pertimbangkan jenis furnitur yang ingin Anda jual dan siapa target pelanggan Anda. Berikut tujuh supplier dropshipping furnitur yang layak dipertimbangkan:
1. Shopify Collective
Shopify Collective terintegrasi mulus dengan toko Shopify Anda serta menawarkan kemitraan dengan merek yang sudah mapan dan tepercaya. Hal ini dapat membantu Anda menghindari stres akibat bekerja dengan supplier yang berpotensi tidak andal.
Shopify Collective menyederhanakan proses dropshipping untuk Anda, mitra, dan pelanggan. Fitur-fiturnya mencakup pembaruan stok secara real-time untuk mencegah penjualan melebihi stok (termasuk saat periode promosi), pemesanan checkout tunggal dari berbagai supplier, serta pencairan langsung bagian pendapatan Anda saat pelanggan menyelesaikan pembayaran.
2. AliExpress
AliExpress adalah marketplace online berbasis di Tiongkok dengan jutaan produk yang tersedia, termasuk furnitur. Perusahaan ini menawarkan portal dropshipping khusus bagi penjual tanpa biaya dropshipping.
Perlu diingat, Anda akan bertanggung jawab atas tarif impor. Mengingat popularitas AliExpress, Anda akan bersaing dengan pelaku dropshipping lain yang menjual produk serupa. Anda juga akan bersaing dengan AliExpress sendiri, yang menjual produk langsung ke konsumen melalui situsnya.
3. DHgate
DHgate adalah marketplace berbasis di Tiongkok untuk produk dropshipping di berbagai kategori, termasuk furnitur. DHgate berfungsi sebagai marketplace, sehingga Anda perlu menghubungi supplier pihak ketiga di platform tersebut untuk membangun kemitraan. Seperti supplier internasional lainnya, produk DHgate juga dikenai tarif.
4. Doba
Doba adalah marketplace dropshipping yang menawarkan lebih dari satu juta produk dari supplier berbasis di AS dan supplier internasional. Anda dapat mengintegrasikan Doba dengan Shopify untuk proses penjualan yang lebih efisien. Jika Anda memilih produsen berbasis di Amerika Serikat, Anda tidak perlu membayar tarif.
Harga Doba lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa opsi dropshipping lainnya. Paket awalnya mencakup hingga 30 produk yang diekspor per bulan dan 60 produk dalam daftar stok Anda. Paket berbayar dimulai dari $49,99 per bulan.
5. GFURN
GFURN adalah supplier furnitur, lampu, dan dekorasi rumah berbasis di Kanada. Platform ini menawarkan penjualan langsung ke konsumen, grosir, dan dropshipping. GFURN menjual produk hasil desain dan produksinya sendiri, sekaligus produk yang bersumber dari supplier eksternal.
Produk GFURN cenderung lebih berfokus pada desain dibandingkan dengan produk dari supplier dropshipping lain. Perusahaan ini juga mengirim ke Amerika Serikat dan Kanada. Harganya bisa lebih tinggi dibandingkan furnitur dropshipping lainnya dan karena pengiriman dilakukan dari Kanada, kemungkinan dikenakan bea masuk.
6. Wholesale Interiors
Wholesale Interiors, yang berbasis di Amerika Serikat, menawarkan produk dropshipping mulai dari furnitur restoran, cermin, hingga sofa ruang tamu. Merchant harus mengajukan aplikasi gratis untuk memverifikasi bisnis mereka. Anda juga perlu meminta penawaran harga untuk melihat daftar harga.
Meski tidak ada biaya tambahan untuk dropshipping melalui Wholesale Interiors selain harga produk, Anda akan bersaing dengan raksasa ritel seperti Wayfair dan Amazon, tempat Wholesale Interiors juga menjual produknya.
7. Modway
Modway adalah distributor furnitur berbasis di Amerika Serikat yang beroperasi sebagai grosir sekaligus supplier dropshipping. Perusahaan ini tidak memiliki nilai minimal pesanan, menjanjikan pengiriman dalam satu hingga tiga hari kerja, dan produknya umumnya mendapatkan ulasan positif.
Perlu diingat bahwa tergantung pada produk yang Anda jual, Anda akan bersaing dengan pelaku dropshipping lain dan marketplace populer seperti Wayfair dan Amazon.
FAQ dropshipping furnitur
Apakah dropshipping furnitur menguntungkan?
Dropshipping furnitur bisa menguntungkan jika dijalankan dengan pendekatan yang tepat. Saat Anda bermitra dengan supplier berkualitas, Anda dapat menawarkan produk bernilai tinggi kepada pelanggan tanpa harus menyimpan stok atau menangani pengiriman sendiri.
Bisakah saya melakukan dropshipping furnitur dari toko mana pun?
Tidak, tidak semua toko menyediakan fasilitas dropshipping. Anda perlu mencari supplier dropshipping atau platform khusus yang mendukung model bisnis ini. Setelah itu, Anda dapat menjual produk tersebut melalui platform e-commerce seperti Shopify, yang menyediakan aplikasi dan integrasi dropshipping untuk proses penjualan yang lancar.
Situs apa saja yang memungkinkan Anda melakukan dropshipping?
Platform e-commerce seperti Shopify mendukung dropshipping melalui aplikasi dan integrasi pihak ketiga. Supplier dropshipping seperti AliExpress memungkinkan Anda menjual produk mereka dengan model ini. Anda yang akan menangani pemasaran dan penjualan, sementara mitra dropshipping mengelola stok, pengemasan, dan pengiriman produk langsung ke pelanggan Anda.

