Kita kini benar-benar berada di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Apa yang awalnya merupakan bidang penelitian khusus kini dengan cepat mengubah cara kita menjalani kehidupan dan bekerja sehari-hari. Berbagai alat AI saat ini dapat membuat gambar, mentranskripsikan panggilan telepon, merangkum artikel, menulis kode program, atau bahkan menggubah musik. Terlebih lagi, ini semua baru sebagian kecil dari kemampuannya.
Perusahaan teknologi terbesar di dunia, bersama sejumlah pemain baru, menggelontorkan puluhan miliar dolar dalam persaingan pengembangan AI yang diperkirakan akan menembus Rp27 kuadriliun pada tahun 2030. Salah satu contohnya adalah Alphabet, induk perusahaan Google, yang telah mengalihkan sebagian besar investasinya ke AI generatif dan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perusahaan yang berfokus pada AI. Di sinilah Google Gemini hadir.
Google menggunakan penamaan merek Gemini secara luas pada chatbot, model AI, Google Assistant, aplikasi seluler, dan fitur-fitur AI di seluruh layanan Google. Artikel ini membahas fitur chatbot Gemini, yang pertama kali diluncurkan oleh perusahaan tersebut dengan nama Google Bard pada bulan Maret 2023.
Apa itu Google Gemini?
Gemini (sebelumnya bernama Google Bard) adalah chatbot AI percakapan dari Google. Gemini merupakan jawaban Google atas para pesaing populer seperti ChatGPT, Microsoft Copilot, dan Claude.
Gemini didukung oleh rangkaian model AI multimodal Google. Tidak seperti versi awal model bahasa besar (Large Language Models/LLM) yang hanya bisa memahami dan menghasilkan teks, model multimodal bekerja dengan berbagai jenis media lain, seperti gambar, audio, dan video.
Misalnya, saat sedang berjalan-jalan, Anda mungkin melihat bunga yang belum dikenal dan ingin menanamnya di kebun. Untuk mengetahui jenis bunga tersebut, Anda dapat mengambil fotonya lalu bertanya kepada Gemini, "Bunga jenis apa ini?" Gemini kemudian dapat memberikan jawaban yang akurat beserta tautan yang bermanfaat.
Mengapa Bard ganti nama menjadi Gemini?
Google mengganti nama chatbot Bard menjadi Gemini pada Februari 2024. Google menyatakan bahwa perubahan ini bertujuan menyatukan berbagai penawaran AI-nya di bawah satu identitas merek, alih-alih menggunakan beragam nama dan proyek yang terpisah-pisah. Gemini sendiri sudah menjadi nama model bahasa besar (LLM) yang mendasari Bard.
CEO Alphabet, Sundar Pichai, menjelaskan mengapa Google menyelaraskan nama chatbot yang dilihat pengguna dengan model AI yang mendasarinya dalam sebuah wawancara dengan CNBC:
"Gemini adalah pendekatan kami secara keseluruhan dalam membangun model AI yang paling mumpuni, aman, dan bertanggung jawab. Gemini berada di garis terdepan teknologi yang terus kami kembangkan. Bard adalah cara paling langsung bagi orang-orang untuk berinteraksi dengan model kami. Jadi, mengembangkannya menjadi Gemini terasa masuk akal karena saat menggunakannya, pengguna sebenarnya berinteraksi langsung dengan model Gemini yang mendasarinya."
Perubahan merek menjadi Gemini juga merupakan respons terhadap meningkatnya popularitas ChatGPT serta upaya menata ulang persepsi merek tersebut setelah kesalahan akibat halusinasi AI pada Bard yang terkenal menyebabkan nilai pasar Alphabet turun hingga $100 miliar.
Menurut Google, nama Gemini sendiri merujuk pada rasi bintang. Zodiak yang terkait dengannya melambangkan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat, terhubung dengan orang lain, dan melihat berbagai sudut pandang.
Bagaimana cara kerja Google Gemini?
Google DeepMind, sebuah laboratorium riset AI di Google, merancang LLM Gemini menggunakan teknik pembelajaran mesin yang disebut mixture of experts (MoE). Gemini dilatih dengan data multimodal yang sangat luas (teks, gambar, audio, dan lainnya) serta menggunakan pemrosesan bahasa alami untuk menanggapi prompt dalam berbagai format dengan cara yang natural dan menyerupai respons manusia.
Menurut perusahaan, pendekatan Google terhadap multimodalitas memberikan Gemini kemampuan penalaran konseptual dan kompleks yang lebih baik dibandingkan dengan pemrograman multimodal tradisional. Hal ini membawanya lebih dekat ke tujuan utama riset AI, yaitu menyimulasikan kecerdasan yang menyerupai manusia.
Gemini tersedia dalam versi gratis untuk pengguna pemula serta paket berlangganan lanjutan seharga $20 per bulan yang memberikan akses ke model dan fitur yang lebih canggih. Seperti halnya alat AI lainnya, gunakan Gemini sebagai titik awal dan periksa kebenaran semua hasilnya, karena responsnya dapat mengandung kesalahan, ketidakkonsistenan, atau informasi yang sudah tidak terbaru.
Cara menggunakan Google Gemini
- Riset produk
- Mengelola tugas
- Menghasilkan gambar dan teks
- Menjawab pertanyaan
- Riset pasar
- Menganalisis data
- Mengoptimalkan stok
- Dukungan pelanggan
Google Gemini dapat membantu meningkatkan produktivitas pribadi, melakukan riset untuk menjawab pertanyaan terkait bisnis, atau menciptakan ide pemasaran yang efektif. Berikut beberapa cara praktis menggunakan Gemini untuk bisnis Anda:
Riset produk
Gemini adalah alat yang ampuh untuk riset produk, baik saat Anda baru memulai bisnis kecil maupun sedang menjajaki lini produk baru. Anda dapat meminta Gemini menganalisis data Google Trends untuk memahami minat konsumen, masalah yang mereka hadapi, dan volume pencarian di industri. Informasi ini dapat membantu menentukan profil pelanggan ideal dan menemukan peluang produk baru.
Mengelola tugas
Gemini dapat mengelola pekerjaan administratif sehari-hari melalui integrasinya dengan aplikasi Google Workspace seperti Gmail dan Google Calendar. Gemini dapat memahami dan menyesuaikan kotak masuk serta jadwal Anda, sekaligus menyusun daftar tugas sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, Gemini dapat menindaklanjuti email, menjadwalkan ulang rapat, atau memprioritaskan agenda Anda.
Menghasilkan gambar dan teks
Gunakan Gemini sebagai alat untuk membuat konten bagi bisnis Anda. Gemini tidak hanya dapat menghasilkan ide konten, tetapi juga dapat dengan cepat memproduksi teks maupun gambar untuk mewujudkan ide-ide tersebut. Anda dapat meminta Gemini menulis deskripsi produk atau memanfaatkan kemampuan pembuatan gambarnya untuk mendukung kampanye pemasaran konten Anda.
Menjawab pertanyaan
Gemini menambah kemampuan Google Search dengan mengingat apa yang sudah Anda tanyakan, membangun konteks berdasarkan pertanyaan tersebut, dan memberikan jawaban yang lebih mendalam. Pengguna aplikasi Google juga dapat menggunakan fitur "Talk Live with Gemini" untuk melakukan percakapan suara secara langsung dan natural tanpa perlu mengulang perintah suara "Hey, Google". Anda dapat bertanya kepada Gemini tentang pertanyaan umum mengenai kewirausahaan, seperti cara memulai bisnis, cara mengukur kesuksesan, dan apa itu EBITDA.
Riset pasar
Baru-baru ini, Google memperkenalkan fitur Deep Research untuk paket berlangganan berbayar Gemini Advanced. Deep Research menelusuri semua informasi yang tersedia secara online, terus menyempurnakan analisisnya, memulai pencarian baru berdasarkan informasi yang dipelajarinya, lalu merangkum temuan utama dalam laporan yang komprehensif. Anda dapat menggunakan Deep Research untuk melakukan riset pasar, seperti audit kompetitor, survei sentimen konsumen, dan analisis industri.
Menganalisis data
Integrasi Gemini dengan Google Sheets memungkinkannya untuk memahami data spreadsheet Anda dan membantu menarik kesimpulan tentang segala hal, mulai dari stok produk, laporan pengeluaran, hingga faktur. Anda juga dapat menggunakan Gemini untuk menganalisis data mentah dari Google Analytics dan menghasilkan laporan pemasaran tingkat tinggi serta visualisasi data dalam berbagai format.
Mengoptimalkan stok
Gemini dapat menganalisis data untuk memperkirakan permintaan pelanggan, pola musiman, atau tren pasar. Gunakan proyeksi yang jelas dan didasarkan pada data ini untuk mengoptimalkan pengelolaan stok, mencegah penumpukan barang yang tidak terjual, dan meningkatkan pemenuhan pesanan.
Dukungan pelanggan
Gunakan aplikasi Gemini untuk menjawab pertanyaan pelanggan dan memberikan dukungan pelanggan yang menyeluruh. Gemini dapat secara proaktif menyusun jawaban FAQ yang relevan, mentranskripsikan panggilan layanan pelanggan, mengidentifikasi tren, merangkum masalah umum, serta membantu Anda dengan cepat menyusun tanggapan untuk berbagai pertanyaan.
FAQ Google Gemini
Untuk apa Gemini AI paling cocok digunakan?
Berkat integrasi bawaannya, Google Gemini paling cocok untuk pengguna dan organisasi yang menjalankan aktivitas menggunakan aplikasi Google, seperti Gmail, Google Docs, Google Sheets, dan Google Drive.
Apa perbedaan antara Google Bard dan Gemini?
Google Bard berganti nama menjadi Gemini pada Februari 2024, dengan tetap mempertahankan sekaligus memperluas kemampuan Bard.
Apa itu Gemini Nano?
Berbagai versi Gemini tersedia di perangkat dan paket layanan yang berbeda. Gemini Nano adalah model yang relatif lebih kecil dan terintegrasi ke perangkat Android yang lebih baru. Gemini Pro dan AI eksperimental terbaru Google, Gemini 2.0 Flash, tersedia melalui Google AI Studio dan Google Cloud Vertex AI.
Apa perbedaan antara Gemini dan ChatGPT?
Gemini dan ChatGPT menggunakan model AI multimodal yang sebanding, sehingga kemampuan keseluruhannya juga serupa. ChatGPT lebih mengedepankan respons yang bersifat percakapan dan kreatif, sementara Gemini bertujuan memberikan hasil yang lebih informatif.

