Google Pay adalah opsi checkout cepat yang memungkinkan pelanggan membayar dalam hitungan detik menggunakan detail pembayaran dan pengiriman yang telah tersimpan. Menurut laporan Global Payments Report dari Worldpay, dompet digital kini menyumbang lebih dari separuh nilai transaksi e-commerce global, yakni 56% pada tahun 2025, dan angka tersebut masih terus meningkat. Google Pay adalah salah satu yang paling banyak digunakan.
Checkout merupakan salah satu bagian yang paling sering menimbulkan hambatan dalam e-commerce, sekaligus salah satu penyebab utama hilangnya pendapatan. Menurut Baymard Institute, sekitar 70% keranjang belanja online ditinggalkan. Beberapa alasan utamanya adalah 19% pembeli mundur karena harus membuat akun terlebih dahulu dan 18% karena proses checkout terlalu panjang atau rumit.
Simak terus untuk mengetahui secara persis apa itu Google Pay, bagaimana perbandingannya dengan opsi checkout lainnya, dan cara mulai menerima pembayaran dengan Google Pay di toko online Anda.
Apa itu Google Pay?
Google Pay adalah metode pembayaran yang dikelola oleh Google LLC yang memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran nirsentuh (contactless) yang aman secara online, di aplikasi, dan di toko fisik. Metode ini dapat digunakan di perangkat Android dan melalui browser desktop yang didukung seperti Chrome, dengan memanfaatkan informasi pembayaran yang tersimpan di Google Wallet, tempat pengguna menyimpan kartu kredit, kartu debit, kartu loyalitas, kartu pas, dan lainnya.
Setelah kartu debit atau kartu kredit ditambahkan ke aplikasi Google Wallet, pelanggan dapat menggunakan Google Pay saat checkout tanpa perlu memasukkan detail kartu setiap kali pembayaran. Pada perangkat Android, Google Pay juga berfungsi sebagai aplikasi pembayaran default untuk pembayaran nirsentuh tap-to-pay menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC). Teknologi ini bekerja pada ponsel, tablet, jam tangan Wear OS, dan perangkat Fitbit, serta tersedia di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, India, Inggris, Australia, dan sebagian besar Eropa.
Google Pay vs. Google Wallet
Google Pay dan Google Wallet saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.
- Google Wallet. Aplikasi dompet digital yang menyimpan kartu pembayaran, kartu loyalitas, kartu pas, tiket, kunci, dan kartu identitas. Pelanggan dapat mengunduh Google Wallet dari Play Store pada perangkat Android yang kompatibel.
-
Google Pay. Metode pembayaran yang digunakan untuk menyelesaikan transaksi secara online, di aplikasi, dan melalui pembayaran nirsentuh.
Singkatnya, Google Wallet digunakan untuk menyimpan detail pembayaran, sedangkan Google Pay digunakan saat checkout. Sebagian merchant menggunakan kedua istilah tersebut secara bergantian. Aplikasi Google Pay yang berdiri sendiri di Amerika Serikat dihentikan pada 2024, dan Google Wallet kini menjadi aplikasi dompet utama bagi konsumen di Amerika Serikat dan Kanada.
Google Pay vs. opsi pembayaran lain
Google Pay adalah salah satu dari beberapa opsi checkout yang tersedia. Setiap pilihan biasanya sesuai dengan ekosistem perangkat atau preferensi pelanggan yang berbeda. Bagi kebanyakan merchant, ini bukan soal memilih salah satu daripada yang lain, melainkan soal menawarkan kombinasi yang tepat untuk mengurangi hambatan bagi berbagai jenis pengguna.
- Shop Pay. Checkout cepat sekali ketuk dari Shopify menyimpan informasi pelanggan Anda, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk memasukkan data secara manual. Merchant bisa mendapatkan Shop Pay secara gratis dengan mengaktifkan Shopify Payments di toko mereka. Shop Pay meningkatkan konversi di berbagai saluran, termasuk toko online Anda, aplikasi Shop, Facebook, Instagram, dan Google. Sebuah studi eksternal menemukan bahwa Shop Pay meningkatkan konversi hingga 50% dibandingkan dengan checkout tanpa login, serta mengungguli checkout cepat lainnya setidaknya 10%.
- Apple Pay. Apple Pay menyediakan metode pembayaran cepat bagi pengguna Apple untuk pembelian di toko, di aplikasi, dan secara online. Metode ini cocok digunakan bersama dengan Google Pay sebagai opsi checkout cepat lainnya.
- Samsung Wallet. Samsung Wallet menggabungkan Samsung Pay dengan aplikasi dompet untuk menyimpan kartu, kartu pas, dan kredensial. Layanan ini terutama ditujukan bagi pelanggan yang menggunakan perangkat Samsung yang didukung.
- PayPal. PayPal adalah sistem pembayaran online yang memungkinkan pelanggan membayar dengan kartu debit dan kredit, rekening bank yang ditautkan, atau saldo yang tersimpan. Opsi ini cocok bagi pelanggan yang lebih memilih login ke akun daripada menggunakan dompet digital berbasis perangkat.
- Venmo. Venmo terutama digunakan di Amerika Serikat dan menawarkan dukungan yang lebih terbatas bagi merchant. Bisnis dapat menerima pembayaran dari Venmo melalui profil yang disetujui dan beberapa alur checkout, termasuk integrasi PayPal.
Cara kerja Google Pay
Untuk menerima Google Pay, merchant perlu mengaktifkannya melalui pemroses pembayaran yang didukung. Ketersediaan dapat bervariasi tergantung pada penyedia, wilayah, dan jaringan kartu yang didukung. Di Shopify, misalnya, Anda dapat menggunakan Shopify Payments di sebagian besar wilayah atau memilih penyedia pihak ketiga yang kompatibel.
Setelah disiapkan, Google Pay muncul sebagai opsi checkout cepat bagi pelanggan pada perangkat yang didukung. Ketika pelanggan memilih Google Pay, transaksi akan menggunakan detail pembayaran dan pengiriman yang telah tersimpan sehingga proses pembelian menjadi lebih cepat. Pelanggan perlu melakukan autentikasi untuk menyelesaikan pembayaran, meskipun proses ini dapat terjadi secara otomatis jika perangkat sudah tidak terkunci atau baru saja diverifikasi. Dalam beberapa kasus, pelanggan akan diminta mengonfirmasi pembayaran dengan sidik jari, PIN, atau fitur buka dengan wajah.
Untuk pembayaran nirsentuh di toko fisik, Google Pay menggunakan NFC, yaitu teknologi nirkabel jarak dekat yang memungkinkan pelanggan menempelkan ponsel mereka pada mesin pembayaran untuk menyelesaikan transaksi.
Fitur keamanan Google Pay
Google Pay melindungi data pembayaran baik pada tingkat perangkat maupun transaksi, sehingga detail kartu lengkap tidak pernah terungkap. Fitur utamanya meliputi:
- Tokenisasi. Tokenisasi mengganti nomor kartu Anda dengan kode acak, sehingga detail asli Anda tidak pernah dibagikan.
- Kriptogram transaksi. Setiap transaksi dilengkapi dengan kriptogram unik, yaitu kode keamanan sekali pakai, untuk memberikan keamanan tambahan.
- Autentikasi perangkat. Pelanggan dapat menggunakan sidik jari, PIN, atau fitur buka dengan wajah sebelum menyelesaikan pembayaran.
- Persyaratan kunci layar. Perangkat harus memiliki fitur keamanan, seperti kunci layar yang diaktifkan.
- Perlindungan jarak jauh. Alat akun Google dapat membantu mengamankan atau menghapus data jika perangkat hilang. Misalnya, jika ponsel hilang, pengguna dapat mengunci atau menghapus akun Google mereka dari jarak jauh untuk melindungi data pembayaran.
Manfaat menerima Google Pay
Hambatan saat checkout, yang disebabkan oleh formulir yang panjang atau rumit serta keharusan memasukkan data secara manual, merupakan alasan umum pembeli meninggalkan pembeliannya. Berikut beberapa manfaat menerima Google Pay yang dapat mempermudah proses checkout:
- Lebih sedikit kolom isian. Detail pembayaran dan pengiriman sudah terisi otomatis, sehingga pelanggan tidak perlu memasukkan data secara manual. Hal ini sangat membantu pada layar berukuran kecil karena formulir yang panjang dapat menjadi hambatan yang lebih besar.
- Transaksi lebih cepat. Pelanggan dapat menyelesaikan pembayaran hanya dengan beberapa ketukan tanpa perlu mengetik.
- Terintegrasi dengan Android. Google Pay sudah terintegrasi di banyak perangkat Android dan dapat digunakan bersama Google Wallet.
- Keamanan yang kuat. Tokenisasi dan autentikasi perangkat membantu melindungi data pembayaran.
- Pengalaman pembayaran yang familier. Dengan 48,6 juta pengguna Google Wallet yang terus bertambah, Google Pay sering kali sudah familier bagi mereka yang telah menginstalnya di ponsel atau perangkat lain.
- Opsi yang fleksibel. Pelanggan dapat berbelanja online, membayar melalui aplikasi, atau melakukan pembayaran nirsentuh di toko, semuanya dengan detail pembayaran yang sama dan sudah tersimpan.
Cara mulai menerima Google Pay
Jika Anda menggunakan Shopify, menyiapkan Google Pay hanya memerlukan beberapa langkah sederhana, dan tidak ada biaya tambahan di luar tarif pemrosesan pembayaran standar Anda:
1. Di admin Shopify, buka Settings > Payments.
2. Aktifkan Shopify Payments atau pastikan penyedia pembayaran Anda, seperti Stripe atau Adyen, mendukung Google Pay.
3. Pastikan opsi checkout cepat sudah diaktifkan. Google Pay akan muncul secara otomatis untuk pelanggan yang memenuhi syarat.
4. Uji checkout menggunakan browser yang didukung (seperti Chrome) atau perangkat Android dengan Google Pay yang sudah disiapkan.
5. Tawarkan Google Pay bersama metode pembayaran lainnya, seperti Shop Pay dan Apple Pay.
FAQ Google Pay
Bagaimana cara kerja Google Pay bagi merchant?
Bagi merchant, Google Pay terintegrasi dengan penyedia pembayaran Anda dan menawarkan opsi checkout yang lebih cepat kepada pelanggan menggunakan data pembayaran yang tersimpan. Jika Anda menggunakan Shopify, Anda biasanya dapat mengaktifkannya langsung di pengaturan Shopify Payments atau melalui sebagian besar payment gateway pihak ketiga terkemuka (layanan yang menghubungkan toko dengan pihak yang memproses pembayaran).
Merchant mana saja yang dapat menerima Google Pay?
Merchant mana pun dapat menerima Google Pay selama pemroses pembayaran mereka mendukungnya. Metode ini dapat digunakan di toko online, aplikasi seluler, dan toko fisik, meskipun ketersediaannya bervariasi tergantung pada wilayah dan jaringan kartu yang Anda gunakan.
Bagaimana cara menyiapkan Google Pay sebagai merchant?
Siapkan Google Pay dengan mengaktifkan Shopify Payments atau penyedia pembayaran lain yang kompatibel. Setelah disiapkan, Google Pay akan tersedia sebagai opsi checkout untuk pelanggan yang memenuhi syarat.

