Seperti kebanyakan penjual e-commerce, Anda mungkin sedang mencari cara untuk meningkatkan keuntungan dan tingkat konversi. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan lebih banyak opsi pembayaran saat checkout. Dalam sebuah studi, strategi ini meningkatkan pendapatan hampir 30% bagi bisnis kecil.
Layanan beli sekarang, bayar nanti (buy now, pay later) semakin populer, terutama di kalangan konsumen muda. Klarna adalah salah satu layanan tersebut yang didirikan pada tahun 2005 oleh mahasiswa Stockholm School of Economics. Dengan Klarna, pelanggan dapat membagi pembayaran menjadi cicilan yang lebih ringan, sering kali tanpa biaya tambahan selama mereka membayar sesuai jadwal.
Berikut cara kerja Klarna dan hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menambahkannya sebagai opsi pembayaran di sistem kasir atau point of sale (POS) Anda.
Apa itu Klarna?
Klarna adalah layanan beli sekarang, bayar nanti (buy now, pay later/BNPL) yang memungkinkan pelanggan membeli barang secara kredit dan membayarnya secara bertahap. Ketika pelanggan membayar dengan Klarna, Klarna akan membayar penuh harga pembelian kepada merchant, lalu menagih pembayaran dari pelanggan dalam bentuk cicilan. Merchant dapat menawarkan Klarna sebagai opsi pembayaran di POS, baik untuk transaksi secara online maupun di toko fisik.
Klarna menawarkan empat opsi pembayaran untuk penggunanya:
- Bayar dalam 4 kali (Pay in 4): Klarna membagi nilai pembelian menjadi empat cicilan tanpa bunga. Pelanggan membayar cicilan pertama saat transaksi, lalu membayar sisa cicilannya selama enam minggu berikutnya. Jika terlambat melakukan pembayaran, pelanggan dapat dikenakan biaya.
- Bayar dalam 30 hari (Pay in 30 days): Klarna memberi pelanggan 30 hari untuk membayar seluruh pembelian tanpa bunga. Pelanggan dapat menggunakan aplikasi Klarna untuk melunasi tagihan lebih awal atau memperpanjang tanggal jatuh tempo dengan biaya tambahan.
- Bayar secara bertahap (Pay over time): Klarna membagi nilai pembelian menjadi cicilan dalam jangka waktu yang lebih panjang, mulai dari 3 bulan hingga 24 bulan dengan tingkat persentase tahunan (annual percentage rate/APR) sebesar 0% hingga 35,99%.
-
Bayar penuh (Pay in full): Klarna akan menagihkan seluruh nilai pembelian ke kartu kredit atau debit pilihan pelanggan pada saat checkout dan memproses pembayaran secara penuh.
Setelah pelanggan memilih rencana cicilan mereka, Klarna memverifikasi identitas pelanggan dan menjalankan pemeriksaan kredit ringan (soft credit check). Jenis pemeriksaan kredit ini tidak memengaruhi skor kredit pelanggan. Klarna menggunakan informasi ini untuk menilai apakah pelanggan mampu melakukan pembayaran. Perusahaan juga menggunakan metrik milik mereka sendiri yang disebut Purchase Power untuk menetapkan batas pembelanjaan pelanggan. Fitur ini menganalisis riwayat kredit pelanggan, riwayat pembayaran, dan saldo yang masih terutang kepada Klarna.
Setelah transaksi selesai, Klarna membayarkan nilai pembelian kepada bisnis di muka. Pelanggan membayar kembali ke Klarna sesuai jadwal pembayaran yang telah disepakati. Ini berarti Klarna yang mengerjakan bagian beratnya, yaitu melacak pembayaran, menanggung risiko gagal bayar dan penipuan, serta memberikan pengembalian dana jika terjadi pengembalian barang atau sengketa.
Mengapa bisnis e-commerce menggunakan Klarna?
- Nilai pesanan rata-rata yang lebih tinggi
- Arus kas yang lebih baik
- Menjangkau basis pelanggan yang lebih muda
- Risiko yang lebih kecil
- Integrasi dengan POS
Menawarkan opsi BNPL, termasuk Klarna, memberikan berbagai manfaat bagi bisnis e-commerce. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
Nilai pesanan rata-rata yang lebih tinggi
Pelanggan cenderung lebih bersedia untuk menyelesaikan pembelian ketika mereka memiliki opsi untuk membayar dengan cicilan yang lebih ringan daripada membayar jumlah besar sekaligus di muka.
Skema ini juga pada umumnya mendorong pelanggan untuk berbelanja lebih banyak, beralih ke versi premium, atau menambahkan aksesori, sehingga meningkatkan nilai pesanan rata-rata (average order value/AOV).
Hal ini tercermin dalam laporan Klarna sendiri yang menunjukkan peningkatan AOV sebesar 23% bagi merchant yang menawarkan layanan BNPL mereka. Angkanya bahkan lebih tinggi untuk produk BNPL milik Shopify, yaitu Shop Pay Installments. Merchant yang menggunakan layanan ini dapat mengalami peningkatan nilai pesanan rata-rata hingga 50%.*
Arus kas yang lebih baik
Skema beli sekarang, bayar nanti dari Klarna menguntungkan baik bagi merchant maupun pelanggan. Merchant menerima pembayaran penuh di muka, sementara pelanggan dapat memilih rencana pembayaran mereka sendiri. Dengan begitu, arus kas bisnis tetap stabil dan tidak terputus tanpa perlu menunggu pembayaran pelanggan yang dilakukan pada waktu yang berbeda-beda.
Menyediakan opsi ini saat checkout bahkan dapat menarik pelanggan untuk kembali berbelanja. Klarna menyatakan bahwa penggunanya menunjukkan frekuensi pembelian 46% lebih tinggi dibandingkan dengan pembeli pada umumnya.
Menjangkau basis pelanggan yang lebih muda
Hampir setengah dari kalangan milenial dan Gen Z yang disurvei pernah menggunakan layanan BNPL, dibandingkan dengan hanya 21% konsumen dari generasi lainnya. Menawarkan Klarna saat checkout dapat membantu Anda menarik konsumen muda yang lebih menyukai fleksibilitas pembayaran bertahap. Dalam laporan tersebut, responden mengatakan mereka tertarik untuk mencari opsi pembayaran dengan syarat pelunasan yang paling kompetitif.
Risiko yang lebih kecil
Klarna menanggung semua risiko dalam transaksi, yang berarti Anda tetap menerima seluruh nilai pembelian meskipun pelanggan gagal bayar. Klarna juga menangani pembayaran dari pelanggan serta pengembalian barang jika ada.
Integrasi dengan POS Anda
Klarna menyederhanakan proses integrasi, sehingga memudahkan merchant menambahkan opsi pembayaran ke proses checkout mereka tanpa perlu menghubungi tim dukungan teknis. Klarna menyatakan bahwa menambahkan fitur ini ke toko Shopify Anda hanya memakan waktu sekitar 20 menit.
Kekurangan Klarna bagi bisnis e-commerce
Seperti opsi pembayaran lainnya, Klarna memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menawarkannya:
Biaya transaksi dan biaya chargeback
Meskipun pemilik toko tidak dikenakan biaya tahunan, mereka membayar biaya transaksi kepada Klarna setiap kali pelanggan menggunakan metode pembayaran ini saat checkout. Biaya transaksi dilaporkan bervariasi setiap bulan tergantung pada perjanjian merchant dan volume penjualan. Merchant juga membayar biaya chargeback (biaya pembatalan transaksi oleh bank) kepada Klarna untuk setiap sengketa transaksi yang diajukan pelanggan.
Struktur biaya yang tidak transparan
Tidak ada daftar biaya merchant yang ditampilkan di situs web perusahaan. Selain itu, fitur chat serta formulir email dukungan merchant hanya tersedia untuk pelanggan yang sudah terverifikasi. Untuk mengetahui struktur biaya spesifik Anda, Anda perlu menghubungi perwakilan penjualan guna mendapatkan penawaran yang disesuaikan.
Alternatif untuk Klarna
Jika Klarna belum sesuai untuk bisnis Anda, pertimbangkan alternatif berikut:
Shop Pay Installments
Layanan BNPL milik Shopify, Shop Pay Installments, menawarkan integrasi penuh dengan toko online dan POS, pencairan dana yang cepat (satu hingga tiga hari kerja), serta tanpa biaya pemrosesan pembayaran untuk pengembalian dana dan barang. Merchant membayar biaya pemrosesan pada setiap transaksi. Anda dapat menghubungi Shopify untuk mengetahui tarif spesifik yang berlaku bagi bisnis Anda.
Affirm
Layanan BNPL ini juga terintegrasi dengan lancar ke platform Shopify. Affirm menawarkan batas kredit yang lebih tinggi serta rencana cicilan dengan jangka waktu lebih panjang bagi pelanggan dibandingkan dengan beberapa alternatif lainnya. Namun, Affirm tidak mengungkapkan sebagian biaya yang dikenakannya.
Afterpay
Afterpay hanya menawarkan satu opsi pembayaran dengan batas pengeluaran yang lebih rendah. Ini bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin menjaga opsi pembayaran tetap sederhana. Namun, penyedia ini mungkin membutuhkan waktu hingga lima hari kerja untuk mengirimkan pembayaran kepada Anda, sementara sebagian besar penyedia BNPL lain membayar di muka.
FAQ tentang apa itu Klarna
Bagaimana sebenarnya cara kerja Klarna?
Pelanggan yang memilih Klarna sebagai metode pembayaran saat checkout akan memiliki opsi untuk membagi total pembelian menjadi empat kali pembayaran yang sama besar (Pay in 4), membayar jumlah penuh dalam waktu 30 hari (Pay in 30 days), membayar dengan cicilan berbunga hingga 24 bulan (Pay over time), atau membayar dalam jumlah penuh sekaligus. Merchant menerima pembayaran segera setelah dikurangi biaya transaksi, sementara Klarna menagih pembayaran pelanggan secara bertahap.
Apa kekurangan Klarna?
Biaya transaksi Klarna bisa cukup tinggi, terutama bagi merchant yang menawarkan barang dengan harga lebih rendah.
Apa alternatif untuk Klarna?
Shop Pay Installments, yang terintegrasi dengan platform Shopify, adalah pilihan yang tepat bagi merchant yang ingin meningkatkan nilai pesanan rata-rata sekaligus mengurangi pengabaian keranjang belanja.
Apakah Klarna dapat digunakan dengan Shopify?
Ya. Anda dapat menambahkan Klarna Payments ke toko Shopify Anda hanya dalam waktu sekitar 20 menit.
*Statistik ini didasarkan pada data internal Shopify. Sampel terdiri dari 281 merchant yang menggunakan Shop Pay Installments dengan beragam paket finansial. Hasil setiap merchant dapat bervariasi.

