Halaman arahan atau landing page yang bagus dapat memberikan hasil yang signifikan. Halaman arahan memiliki tingkat konversi (pengunjung melakukan tindakan yang ditargetkan) median sebesar 6,6%, di mana ini lebih tinggi dari patokan 4,7% untuk tingkat konversi ecommerce yang baik. Artinya, halaman arahan memiliki potensi besar untuk mengonversi penjualan dan Anda perlu memaksimalkannya.
Bahkan merek terkenal pun terkadang kurang optimal dalam hal desain situs web. Namun, dengan beberapa praktik terbaik dan pemahaman yang jelas tentang audiens Anda, Anda bisa menciptakan halaman arahan yang berkinerja tinggi untuk mendorong hasil nyata.
Selanjutnya, pelajari dari para ahli cara meningkatkan desain halaman arahan Anda melalui 10 contoh inspiratif dari merek yang telah menerapkannya dengan baik.
Apa yang membuat halaman arahan efektif?
Meskipun sebagian besar halaman arahan biasanya mengikuti struktur yang serupa, desain dengan performa terbaik memprioritaskan pengoptimalan area tertentu. Fokus ini membantu menjaga pengunjung tetap terlibat dan bergerak menuju konversi atau suatu tindakan yang diinginkan.
Konten paruh atas
Konten paruh atas atau "above the fold" adalah bagian yang pertama kali dilihat pengunjung saat membuka halaman Anda, sebelum menggulir ke bawah. Meskipun ukurannya bervariasi tergantung pada perangkat, umumnya mencakup sekitar 600 piksel pertama dari bagian atas jendela browser.
Sebagian besar pengunjung halaman arahan kemungkinan tidak akan menggulir ke bawah. Itulah mengapa penting untuk menarik perhatian sejak awal dengan judul yang kuat, visual menarik, dan pesan ajakan atau call to action (CTA) yang jelas. Meski begitu, konten paruh bawah atau below the fold Anda juga harus memberikan nilai bagi pembaca, terutama untuk pengunjung yang ingin mengeksplorasi sebelum mengambil tindakan.
Teks halaman arahan
Teks halaman arahan mencakup segala hal mulai dari judul, deskripsi produk, pesan ajakan, meta title (judul halaman), hingga meta description (deskripsi meta). Mulailah dengan judul yang kuat dan berfokus pada masalah untuk menarik perhatian ke halaman arahan Anda.
Pertimbangkan suara pelanggan saat menulis teks halaman arahan. Jelajahi ulasan dan media sosial serta gunakan bahasa yang digunakan audiens Anda. Ini membantu teks Anda beresonansi dengan calon pelanggan.
Fokus pada manfaat, bukan fitur. Alih-alih menjelaskan detail teknis, fokuslah pada bagaimana produk meningkatkan kehidupan pembeli. Misalnya, "Ambil foto bawah air dengan mudah," bukan "Tahan air hingga 30 meter."
Terakhir, teks yang menarik ditulis dengan mempertimbangkan suara atau gaya komunikasi merek Anda. Konsistensi adalah kunci, bahkan dalam hal promosi dan kampanye yang ditargetkan.
Gambar dan skema warna
Desain halaman arahan Anda harus mencerminkan identitas visual merek, dengan penggunaan warna, font, dan gambar yang konsisten. Banyak pemilik bisnis memulai dengan menulis teks halaman arahan terlebih dahulu, lalu mengembangkan elemen visual untuk mendukungnya. Gambar juga dapat mencakup ilustrasi, video, dan foto produk.
Bukti sosial
Halaman arahan bisa menjadi tempat yang bagus untuk menampilkan bukti sosial seperti testimoni pelanggan dan rating bintang lima. Elemen kepercayaan ini dapat membantu meyakinkan calon pelanggan bahwa produk Anda layak dibeli.
Halaman arahan bisa menjadi interaksi pertama calon pelanggan dengan merek Anda, sehingga menampilkan testimoni ini dapat membantu membangun kredibilitas sejak awal.
Bukti sosial dapat mencakup kumpulan rating (seperti yang dilakukan oleh merek botol air Owala), ulasan individu, atau penyebutan di media. Elemen-elemen ini menawarkan validasi pihak ketiga dan membuat merek Anda terasa lebih tepercaya.
Pesan ajakan
Setiap halaman arahan memerlukan pesan ajakan atau call to action (CTA) agar efektif. CTA berfungsi mengarahkan pengguna menuju tujuan tertentu. Tergantung pada halaman arahan Anda, CTA dapat berupa "Pelajari lebih lanjut," "Lihat semua," "Beli sekarang," atau "Berlangganan”. Anda juga dapat menyertakan informasi harga di sini jika relevan.
CTA harus terasa sebagai langkah berikutnya yang alami. Gunakan teks dan elemen visual yang mendukung CTA tersebut. Jika tidak, CTA bisa terasa terpisah atau dipaksakan.
Untuk menemukan penempatan CTA yang paling efektif, lakukan pengujian pada berbagai posisi dan ukur hasilnya. Sebagian besar halaman arahan menampilkan satu CTA di paruh atas (above the fold) serta CTA tambahan di sepanjang halaman, terutama pada tata letak yang lebih panjang.
Contoh desain halaman arahan dengan bukti sosial
Memasukkan bukti sosial ke halaman arahan dapat membantu membangun kepercayaan dengan pelanggan pertama kali. Format ini sangat efektif untuk merek baru atau untuk produk yang memasuki pasar yang kompetitif atau skeptis. Banyak merek menyertakan rating pelanggan, ulasan, dan penyebutan di media, sering kali di paruh bawah, untuk memvalidasi produk mereka dan memperkuat kredibilitas.
1. Brightland
Pernahkah merek Anda diliput media? Menampilkan logo media di halaman arahan, yang oleh Nik Sharma, CEO Sharma Brands, disebut "brag bar", adalah cara mudah untuk membangun kredibilitas secara instan.
Brightland, merek minyak zaitun asal California, menampilkan ulasan positif dari publikasi seperti The New York Times dan The Wall Street Journal untuk mendukung klaim produk.
Mengapa ini berhasil:
Bukti sosial dari publikasi terkenal menandakan kepercayaan dan otoritas. Untuk pengunjung baru, validasi pihak ketiga ini dapat sangat membantu membuat merek Anda terlihat lebih mapan dan bereputasi baik.
2. Rare Beauty
Alih-alih menampilkan produknya melalui foto model yang telah diedit, merek makeup Rare Beauty membagikan konten buatan pengguna (UGC) dari pelanggan asli di halaman arahannya. Mereka menampilkan orang-orang nyata yang menggunakan produknya dengan tagline “This is Your Community.”
Mengapa ini berhasil
Menampilkan pengguna sehari-hari yang percaya diri menunjukkan bahwa orang benar-benar menyukai produk Rare Beauty hingga memposting tentang merek tersebut secara online. Hal ini juga memperkuat pesan merek Rare Beauty tentang penerimaan diri.
Contoh halaman arahan yang berfokus pada produk
Jika Anda menjual produk unggulan yang inovatif, halaman arahan yang berfokus pada produk dapat membantu Anda menyampaikan apa yang membuatnya layak dibeli. Pastikan untuk menyertakan gambar produk berkualitas tinggi dan tambahkan teks yang dengan cepat menyampaikan manfaat produk.
Gunakan jenis halaman arahan ini ketika Anda ingin menyoroti produk unggulan atau mengedukasi pembeli tentang nilai produk, terutama untuk item yang memerlukan pertimbangan tinggi.
3. Jones Road Beauty
Beberapa merek kecantikan mengalami kendala pengembalian produk saat menjual kosmetik secara online, karena warna produk terlihat berbeda di layar komputer dibandingkan dengan aslinya. Jones Road Beauty mengatasi masalah ini dengan menyediakan kuis yang membantu pelanggan menemukan pilihan yang paling sesuai, sehingga mengurangi tingkat pengembalian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Selain pengalaman kuis tersebut, halaman arahan dilengkapi deskripsi produk yang menyeluruh tentang item unggulan perusahaan, Miracle Balm. Pengunjung juga dapat mengakses kuis untuk produk lainnya dengan menggulir ke bawah halaman arahan.
Mengapa ini berhasil
CTA yang jelas mengarahkan pembaca untuk mulai mengikuti kuis, sementara rating bintang memberikan bukti sosial. Deskripsi produk yang detail menjelaskan manfaat sekaligus memperkuat nilai yang ditawarkan merek.
4. Olipop
Olipop menjual minuman soda yang diperkaya dengan bahan nabati dan prebiotik untuk mendukung kesehatan mikrobioma. Merek ini membedakan dirinya dari kompetitor melalui judul sederhana ("A New Kind of Soda") dan menggunakan teks berbasis manfaat untuk dengan cepat menjelaskan alasan produknya layak dibeli ("High Fiber. Less Sugar. Delicious Flavor").
Carousel gambar menampilkan berbagai varian rasa unik Olipop, seperti banana cream dan strawberry vanilla.
Mengapa ini berhasil
Judul singkat dan manfaat yang mudah dipahami dengan jelas memungkinkan pengunjung memahami keunggulan Olipop secara cepat. Rating bintang menambahkan bukti sosial cepat tanpa membuat halaman terasa penuh.
5. Maev
Merek makanan anjing mentah Maev memberi inspirasi halaman arahan yang menarik dalam menyajikan banyak informasi dengan format yang bersih dan visual. Halaman perbandingannya memungkinkan Anda mencari bahan dari merek makanan anjing lain dan membandingkannya dengan Maev.
Gambar bahan Maev (seperti blueberry dan kale), yang ditampilkan di bawah header dan bilah pencarian, menunjukkan isi produknya secara jelas.
Mengapa ini berhasil
Alih-alih menampilkan daftar bahan dalam bentuk teks, Maev menggunakan gambar yang dapat langsung dikenali pembeli. Hal ini membantu mengatasi tantangan umum dalam ecommerce, yaitu memahami apa yang sebenarnya dimakan anjing peliharaan Anda.
Contoh desain halaman arahan dengan pesan merek yang kuat
Jika Anda menjual di pasar yang kompetitif seperti kecantikan, perawatan kulit, pakaian, atau makanan kemasan, identitas merek yang kuat dapat membantu Anda menonjol dari pesaing. Menampilkan identitas tersebut di bagian paruh atas halaman arahan dapat membantu Anda mengomunikasikan siapa Anda dengan cepat.
Pendekatan ini cocok untuk pasar yang kompetitif di mana identitas, nilai, atau kehadiran pendiri memengaruhi keputusan pembelian.
6. Rhode Skin
Merek perawatan kulit dan makeup Rhode Skin menjual produk makeup dengan coverage ringan yang membantu pembeli mencapai tampilan makeup natural. Pesan mereknya berfokus pada kecantikan alami yang mudah dicapai dengan usaha minimal, sebuah konsep yang diperkuat melalui produk viral seperti lip case praktis untuk dibawa bepergian.
Video pendek dengan tampilan sederhana di paruh atas langsung menyampaikan estetika tersebut. Di dalamnya, pendirinya, Hailey Bieber, mengaplikasikan produk bibir sambil berbaring di atas perahu, dengan riasan minimal dan gaya yang santai.
Mengapa ini berhasil
Teks header "Effortless summer essentials" serta video yang kasual secara langsung menyampaikan nilai jual utama merek ini, yaitu kecantikan alami dengan usaha yang minimal.
7. Grind
Grind adalah merek kopi yang menjual melalui toko online dan kedai kopinya. Merek ini menggunakan halaman arahannya untuk menyoroti keberlanjutan, salah satu nilai inti dan pembeda merek, sambil mengomunikasikan identitas visualnya yang berani.
Mengapa ini berhasil
Elemen visual digunakan secara strategis untuk menampilkan nilai dan gaya komunikasi merek. Bilah bergulir muncul tepat di bagian paruh atas, tombol berwarna membantu pengunjung menavigasi ke berbagai bagian, dan subjudul yang menarik ("We take coffee seriously") mencerminkan gaya bahasa target audiens Grind.
Contoh desain halaman arahan dengan CTA yang kuat
CTA dapat mengarahkan pelanggan ke halaman produk, konten blog, atau alur pendaftaran. CTA yang bagus harus jelas dan dapat ditindaklanjuti. Pelanggan harus segera memahami apa yang akan terjadi setelah mereka mengklik.
Gunakan gaya halaman arahan ini ketika tujuan utama Anda adalah mendorong satu tindakan kunci, seperti mengunduh laporan, memulai uji coba, atau berbelanja produk baru.
Selalu sertakan CTA di bagian paruh atas dan pertimbangkan untuk menambahkan lebih banyak di seluruh halaman arahan yang lebih panjang. Pilih CTA yang tepat berdasarkan apa yang ingin dilakukan pengunjung dan langkah berikutnya yang ingin Anda arahkan.
8. Jolie
Tujuan utama halaman arahan adalah membuat seseorang untuk melakukan suatu tindakan, tetapi tindakan tersebut tidak selalu harus berupa pembelian.
Ambil contoh dari Jolie, merek langsung ke konsumen ini menjual sistem filtrasi air untuk shower. Merek ini membangun halaman arahan untuk laporan airnya, cara bagi pengguna untuk mengetahui kandungan kimia dalam air yang mereka gunakan.
Mengapa ini berhasil
Teksnya menjelaskan bagaimana bahan kimia tertentu dapat memengaruhi kulit dan rambut, lalu menyertakan CTA yang mendorong pembaca untuk mendapatkan laporan air yang dipersonalisasi. Dengan menyoroti potensi masalah terlebih dahulu, Jolie menciptakan alasan yang kuat bagi pengunjung untuk mempertimbangkan penggunaan produk filtrasi.
9. Peepers
Perusahaan kacamata Peepers menggunakan desain halaman arahan sederhana untuk mendorong pengunjung berbelanja produk barunya. Di bagian paruh atas adalah CTA untuk berbelanja koleksi musim gugur 2025, diikuti oleh carousel produk yang menampilkan harga dan varian produk.
Mengapa ini berhasil
Dua CTA yang menonjol mendorong pelanggan untuk mulai berbelanja produk baru. Informasi harga yang jelas dan opsi produk dalam carousel membantu pengunjung membuat keputusan pembelian dengan cepat.
10. Shopify POS
Desainer Shopify yang membangun halaman arahan untuk titik penjualan atau point-of-sale (POS) menghadapi tantangan untuk menampilkan tiga CTA yang berbeda:
1. Mulai uji coba gratis
2. Hubungi tim penjualan
3. Masuk ke akun Shopify POS yang ada
Halaman Shopify menggunakan hierarki tombol untuk mengarahkan pengguna ke tindakan yang paling penting.
Mengapa ini berhasil
Tombol CTA menggunakan perbedaan warna (kontras) dan ukuran untuk menunjukkan prioritas. Tombol berwarna gelap dengan kontras tinggi menyoroti CTA utama yang paling diprioritaskan: memulai uji coba baru. Opsi untuk menghubungi tim penjualan ditampilkan dengan skema warna terbalik. CTA dengan prioritas terendah ditampilkan sebagai tautan teks kecil di bawah kedua opsi tersebut, sehingga pengguna tetap dapat masuk ke akun mereka.
6 praktik terbaik desain halaman arahan
- Pertimbangkan alur informasi
- Fokus pada elemen visual
- Gunakan desain responsif
- Analisis sumber pengunjung dan perangkat
- Uji desain halaman arahan Anda
- Prioritaskan riset UX
Anda sudah berhasil menarik perhatian calon pelanggan, tetapi sekarang Anda hanya memiliki beberapa detik untuk membagikan apa yang membuat merek dan produk Anda unik, terutama ketika pengunjung belum mengenal merek Anda.
Desain halaman arahan yang sederhana membantu mengarahkan pengunjung ke hal yang paling penting. Jika mereka hanya mengingat satu hal, apa pesan utama yang ingin benar-benar melekat?
1. Pertimbangkan alur informasi
Tentukan dengan sengaja konten apa yang muncul pertama kali di bagian atas halaman arahan. Terlalu banyak informasi di awal dapat membuat pengunjung kewalahan dan menciptakan pengalaman yang terasa penuh dan tidak terarah.
"Pemasar sebaiknya tidak terlalu fokus pada 'paruh atas' dan lebih pada keseluruhan hierarki informasi dan alur konten di halaman arahan," kata Michael Aagaard, konsultan optimasi tingkat konversi.
Gunakan pertanyaan berikut untuk menyusun halaman arahan Anda. Jawabannya akan tergantung pada pemahaman Anda tentang perjalanan pengguna dan peran yang inginkan dimainkan oleh halaman arahan tersebut.
- Apakah Anda sudah menjawab pertanyaan yang tepat dan mengatasi keraguan utama?
- Apakah Anda mengelola ekspektasi dan menindaklanjuti "janji" yang dibuat di sumber iklan?
- Apakah Anda menyajikan konten dalam urutan yang tepat untuk membangun momentum menuju konversi?
2. Fokus pada elemen visual
Dalam ecommerce, gambar membantu pembeli memahami produk, terutama ketika mereka tidak dapat menyentuh atau mencobanya secara langsung. Jika fotografi produk Anda tidak sepenuhnya menangkap nilai produk, pelanggan mungkin tidak memahami mengapa produk itu layak dibeli.
Namun, halaman arahan Anda sebaiknya tidak hanya berisi gambar produk. Pelanggan juga membutuhkan informasi seperti manfaat dan fitur produk. Alih-alih menuliskannya dalam paragraf panjang, sajikan poin-poin penting melalui elemen desain seperti:
- Poin-poin atau daftar bernomor
- Logo atau grafik
- Gambar
- Tombol CTA
- Ulasan
- Testimoni video
3. Gunakan desain responsif
Kemungkinan besar Anda mendesain halaman arahan di layar laptop atau komputer, tetapi sebagian besar orang tidak akan melihatnya di perangkat tersebut. Lebih dari setengah dari semua pengunjung internet berasal dari perangkat seluler.
Tergantung pada audiens Anda, angka ini mungkin lebih tinggi lagi.
"Untuk beberapa klien kami, itu bahkan menyentuh angka 80% (pengunjung berasal dari perangkat seluler)," kata Rembrant Van der Mijnsbrugge, salah satu pendiri dan insinyur perangkat lunak agensi Mitra Shopify, Mote. "Ini sering tergantung dari mana pengunjung berasal. Kami memiliki beberapa klien yang sangat populer di Instagram. Jika banyak pengunjung Anda berasal dari Instagram, pengalaman browser dalam Instagram itu menjadi sangat penting, karena itulah yang paling sering digunakan."
Desain web responsif memastikan halaman arahan dapat Anda beradaptasi dengan ukuran layar apa pun.
"Tergantung pada saluran pemasaran mana yang akhirnya Anda gunakan untuk bisnis di masa mendatang, audiens Anda bisa berubah cukup drastis dari satu perangkat ke perangkat lain," kata Rembrant. "Anda tentu tidak ingin harus mengejar ketertinggalan saat hal itu terjadi."
Platform ecommerce seperti Shopify dilengkapi dengan desain web responsif bawaan, jadi Anda tidak perlu khawatir tentang coding manual. Gunakan pembuat situs web Anda untuk melihat pratinjau bagaimana carousel gambar dan CTA muncul di berbagai perangkat.
Tips lain untuk desain situs web yang responsif:
- Gunakan menu yang dapat ditampilkan dan disembunyikan
- Perhatikan detail kecil untuk memastikan pengalaman yang lebih lancar
- Kompres gambar dengan alat seperti TinyPNG untuk pemuatan lebih cepat
- Hindari video yang diputar otomatis
- Gunakan tombol berukuran besar yang mudah disentuh
4. Analisis sumber pengunjung dan perangkat
Desain responsif memastikan halaman arahan Anda dapat berfungsi dengan baik di berbagai perangkat. Namun, Anda bisa melangkah lebih jauh dengan menyesuaikan konten berdasarkan platform asal pengunjung Anda.
Misalnya, jika sebagian besar pengunjung situs web Anda berasal dari pengguna TikTok yang mencari produk viral, optimalkan halaman arahan di bagian paruh atas agar sesuai dengan apa yang mereka lihat di video.
"Jika halaman Anda tidak relevan dengan konteks platform asal pengunjung, bounce rate (pengunjung yang datang dan langsung keluar) bisa meningkat drastis dan ROAS (return on ad spend/pendapatan dari iklan) Anda akan tetap rendah,” ujar pengusaha Nik Sharma.
Pendekatan berbasis konteks seperti ini membantu menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik secara keseluruhan.
5. Uji desain halaman arahan Anda
Setelah halaman arahan aktif dan menghasilkan pengunjung yang signifikan, mulailah menjalankan pengujian A/B untuk meningkatkan konversi. Anda bisa menguji berbagai CTA, gambar produk, atau judul untuk melihat versi mana yang menghasilkan lebih banyak pembelian atau pendaftaran. Bisnis Shopify dapat menggunakan alat pengujian A/B di Shopify App Store untuk membantu melakukan ini.
Namun, pengujian A/B bukan hanya tentang menemukan tagline atau penempatan CTA dengan performa terbaik. Ben Labay, direktur pelaksana di platform optimasi pengalaman pelanggan Speero, menjelaskan: "Jika Anda melakukan pengujian, tujuannya bukan untuk membuktikan opini, melainkan untuk menantang strategi atau menguji hipotesis yang secara langsung berkaitan dengan masalah pelanggan atau peluang bisnis.”
Menurut Ben, pengujian juga harus selaras dengan model pertumbuhan bisnis Anda, baik itu untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, memonetisasi Instagram, atau meningkatkan retensi.
6. Prioritaskan riset UX
Mengetahui target audiens Anda dan bagaimana mereka menggunakan situs sangat penting untuk membangun halaman arahan dengan konversi tinggi.
"Semakin baik Anda memahami target audiens, semakin baik halaman arahan yang dapat dibuat. Jangan terlalu terpengaruh dengan tren desain terbaru," kata Michael. "Sebaliknya, pastikan fondasi dasar sudah kuat dan lakukan riset pengguna secara mendalam agar Anda dapat mengambil keputusan yang benar-benar berdampak pada perilaku pengguna, bukan sekadar mengubah tata letak halaman.”
Riset pengalaman pengguna (UX) dapat mencakup pengiriman survei pelanggan atau pelacakan klik untuk melihat bagaimana pengunjung menggunakan situs Anda. Misalnya, jika Anda menemukan bahwa pelanggan membaca kisah merek Anda sebelum melakukan pembelian, Anda bisa menambahkan CTA yang langsung mengarah ke halaman cerita merek tersebut dari halaman arahan.
Buat desain halaman arahan yang menarik
Shopify memiliki semua alat, aplikasi, integrasi, dan tema yang Anda butuhkan untuk membuat halaman arahan dengan konversi tinggi. Mulai dari nol atau gunakan templat, lalu sesuaikan dengan identitas merek Anda, semuanya dapat dikelola dalam satu tempat.
Anda juga dapat menjelajahi ribuan aplikasi Shopify untuk menambahkan fitur dan fungsi pada halaman arahan, sehingga membantu Anda meningkatkan konversi dan memaksimalkan hasil dari investasi Anda.
FAQ desain halaman arahan
Apa itu desain halaman arahan?
Desain halaman arahan atau landing page mengacu pada elemen visual dan tertulis yang membentuk sebuah halaman web mandiri dan dirancang untuk mendorong pengunjung melakukan konversi. Halaman arahan yang efektif menggunakan tata letak sederhana, teks yang berfokus pada manfaat, dan gambar berkualitas tinggi untuk mendorong tindakan.
Apa yang harus ada di halaman arahan?
Dalam ecommerce, halaman arahan biasanya terdiri dari judul, pesan ajakan, teks informatif, gambar produk, dan formulir untuk mengumpulkan informasi pengunjung. Selain itu, halaman juga dapat mencakup video, ulasan, atau testimoni pelanggan.
Bagaimana desain halaman arahan memengaruhi tingkat konversi?
Desain halaman arahan dapat sangat memengaruhi tingkat konversi. Karena sering menjadi titik interaksi pertama dengan merek, halaman ini harus responsif, menarik secara visual, dan dioptimalkan melalui pengujian A/B.
Haruskah Anda melakukan pengujian A/B pada desain halaman arahan?
Ya. Pengujian A/B berarti membuat dua versi desain halaman arahan (dengan satu perubahan kecil setiap kali) dan memantau mana yang menghasilkan tingkat konversi lebih tinggi. Pendekatan ini membantu Anda mengambil keputusan berbasis data dalam merancang halaman arahan.


