Nama domain Anda adalah bagian penting dari identitas merek. Sering kali, ini menjadi hal pertama yang dilihat oleh calon pelanggan.
Saat memutuskan nama domain, ada dua bagian utama dari URL yang perlu dipertimbangkan. Hal itu adalah domain tingkat kedua (nama situs web Anda dalam alamat web) dan domain tingkat atas atau ekstensi (.com, .org, .io, dll.).
Baik Anda menggunakan nama domain dengan ekstensi klasik seperti .com atau mengikuti tren terkini menggunakan ekstensi yang lebih spesifik sesuai industri atau lokasi (seperti .tech atau .id), domain yang tepat dapat meningkatkan pengenalan merek dan memudahkan pelanggan menemukan Anda secara online.
Pelajari cara mendaftarkan nama domain, mulai dari tips memilih nama domain, hingga menentukan pendaftar domain.
Cara mendaftarkan nama domain dalam 7 langkah
- Pilih nama domain yang mudah diingat
- Periksa merek dagang dan konflik merek
- Periksa ketersediaan domain
- Pilih pendaftar nama domain
- Beli dan daftarkan domain
- Tinjau kontrak nama domain Anda
- Perpanjang nama domain Anda
Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftarkan nama domain dan menangani tantangan yang muncul:
1. Pilih nama domain yang mudah diingat
Nama domain Anda adalah elemen penting dari identitas merek. Jika masih dalam proses menentukan nama bisnis, sebaiknya pertimbangkan nama domain sebagai bagian dari proses tersebut. Domain yang sesuai dengan nama merek akan memudahkan pelanggan mengingat kehadiran online Anda.
Untuk menemukan ide nama bisnis, Anda dapat menggunakan alat riset kata kunci (seperti Ahrefs atau Semrush) untuk menemukan kata kunci dengan volume pencarian tinggi di industri Anda. Teknik ini berhasil untuk tim di balik Zero Waste Store. Beberapa bulan setelah bisnis diluncurkan dengan nama berbeda, salah satu pendiri JJ Follano menemukan bahwa istilah "zero waste store" memiliki volume pencarian bulanan yang tinggi dan nama domain tersebut tersedia. Ia pun memutuskan untuk melakukan rebranding dan mengubah nama bisnis.
Hal ini ia ceritakan dalam salah satu episode podcast Shopify Masters: "Ternyata kata kunci itu dicari 15.000 kali sebulan. Orang-orang secara aktif mencari kata kunci tersebut dan variasinya. Jadi saya berkata, 'Yah, kita baru saja memulai. Saya pikir ini peluang yang sangat kuat.'"
Setelah melakukan rebranding, penjualan toko tersebut meningkat dari hanya jutaan rupiah per bulan menjadi menembus miliaran rupiah pada tahun pertama setelah perubahan.
2. Periksa merek dagang dan konflik merek
Sebelum membeli domain, lakukan pengecekan cepat untuk melihat apakah bisnis lain sudah menggunakan nama tersebut. Jika perusahaan lain telah mendaftarkan merek dagang nama tersebut, Anda tidak dapat menggunakannya.
Cari nama toko di situs web merek dagang resmi AS. Pencarian cepat sekarang dapat membantu Anda menghindari kebutuhan mengganti nama di kemudian hari.
3. Periksa ketersediaan domain
Mengecek apakah domain pilihan Anda masih tersedia adalah proses yang cepat dan mudah. Sebagian besar layanan hosting web menawarkan alat pencarian nama domain gratis yang memanfaatkan basis data yang disebut WHOIS atau RDAP.
Perlu diingat, nama domain bersifat universal. Jika nama domain tidak tersedia dari satu penyedia, maka domain tersebut juga tidak tersedia di semua penyedia. Sisi baiknya? Alat-alat ini sering menyarankan domain serupa yang tersedia jika pilihan pertama Anda sudah diambil.
Anda mungkin akan menemukan pesan tentang layanan broker (perantara) domain. Ini berarti domain yang Anda inginkan tidak tersedia, tetapi pendaftar menawarkan layanan untuk menegosiasikan pembelian dengan pemilik saat ini. Meskipun cara ini dapat membantu Anda mengamankan domain yang diinginkan, prosesnya biasanya melibatkan biaya tambahan dan waktu yang lebih lama. Bahkan jika pemilik setuju untuk menjual, harganya kemungkinan jauh lebih mahal dibandingkan mendaftarkan domain yang masih tersedia.
Tergantung pada anggaran dan seberapa penting domain spesifik itu untuk merek, layanan broker mungkin layak dipertimbangkan. Namun, jika Anda memiliki dana terbatas, menjelajahi variasi nama domain yang Anda inginkan sering kali lebih terjangkau. Berikut beberapa opsi yang bisa dicoba:
- Gunakan akhiran. Bedakan domain Anda dengan menambahkan kata di akhir. Fur, merek yang menjual produk perawatan kulit dan perawatan rambut kemaluan, menggabungkan nama mereknya dengan kata "you" (furyou.com).
- Gunakan awalan. Awali domain Anda dengan kata kerja yang berorientasi pada tindakan dengan menyoroti produk atau layanan Anda. Misalnya, merek pakaian Uprisers menggunakan domain weareuprisers.com yang menarik untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap isu sosial.
- Coba ekstensi nama domain lain. Meskipun .com adalah domain tingkat atas (TLD) yang paling umum, ada banyak alternatif yang bisa dipertimbangkan. Anda dapat menggunakan ekstensi khusus wilayah (seperti .id, .us, atau .eu) atau ekstensi khusus (seperti .shop atau .store), seperti NIL Store (nil.store), yang menggunakan ekstensi .store.
4. Pilih pendaftar nama domain
Pendaftar nama domain adalah perusahaan yang memesan dan mendaftarkan nama domain atas nama Anda. Saat membeli nama domain, pendaftar menambahkannya ke Domain Name System (DNS).
Meskipun ada lebih dari seribu pendaftar terakreditasi, sebaiknya pilih penyedia yang sudah dikenal dan tepercaya. Menggunakan pendaftar domain populer memudahkan Anda menemukan informasi tentang cara mengelola domain dan memecahkan masalah yang mungkin muncul saat menghubungkan domain ke layanan lain.
Anda dapat membeli domain dari berbagai jenis penyedia:
- Platform pembuat situs web (seperti Shopify)
- Layanan hosting web (seperti HostGator atau Bluehost)
- Pendaftar domain khusus (seperti GoDaddy atau NameCheap)
Banyak perusahaan menawarkan layanan pendaftaran nama domain dan hosting. Hal ini bisa menjadi pilihan yang praktis karena Anda dapat mengelola semua kebutuhan situs web di satu tempat. Namun, Anda tidak diwajibkan untuk menggunakan perusahaan penyedia yang sama untuk kedua layanan tersebut. Anda dapat membeli domain dari satu penyedia dan menggunakan perusahaan berbeda untuk hosting jika mau.
Nama domain biasanya dibayar per tahun, bukan sebagai pembelian satu kali.
Sebagian besar nama domain .com dasar seharga antara Rp180.000 hingga Rp300.000 per tahun. Namun, domain premium, seperti domain pendek dari empat huruf atau istilah yang sangat dicari, bisa jauh lebih mahal.
Saat menganggarkan domain Anda, perhatikan perbedaan antara harga awal dan harga perpanjangan. Banyak penyedia domain menawarkan harga diskon untuk tahun pertama atau kedua, terutama jika Anda membeli domain bersama dengan layanan lain.
5. Beli dan daftarkan domain
Setelah Anda memilih pendaftar dan menentukan nama domain, Anda siap melakukan pembelian.
Jika Anda membangun toko online dengan Shopify, cara tercepat dan termudah untuk mendaftarkan domain adalah dengan membelinya langsung melalui Shopify. Metode ini menawarkan pengaturan otomatis dan memungkinkan Anda mengelola pengaturan domain, subdomain, dan alamat email penerusan semuanya di satu tempat, yaitu langsung dari dashboard tempat Anda mengelola toko ecommerce.
Baru mengenal admin Shopify? Pelajari cara menavigasi admin Shopify melalui kursus video gratis yang mencakup semuanya, mulai dari pengaturan, hingga pembayaran.
Untuk mendaftarkan domain dengan Shopify:
1. Masuk ke admin Shopify Anda dan buka Settings > Domains.
2. Klik "Buy new domain" dan masukkan nama domain yang Anda inginkan.
3. Klik "Buy" di sebelah domain yang ingin Anda daftarkan.
4. Tambahkan metode pembayaran jika belum tersedia.
5. Tinjau detail kontak pribadi, preferensi perpanjangan otomatis, dan perjanjian pendaftaran domain.
6. Klik "Buy domain" untuk menyelesaikan pembelian.
7. Periksa email Anda untuk tautan verifikasi dan klik untuk menyelesaikan pendaftaran Anda.
Setelah menyelesaikan pengaturan domain, Anda dapat mengelola pengaturan domain, menyiapkan subdomain, dan membuat alamat email penerusan di bagian Settings > Domains dari admin Shopify Anda.
Perlu diketahui, domain baru Anda mungkin memerlukan waktu hingga 48 jam untuk berfungsi sepenuhnya.
6. Tinjau kontrak nama domain Anda
Sebelum menyelesaikan pembelian domain, baca dengan teliti syarat dan ketentuan pendaftar. Kontrak nama domain adalah dokumen yang mengikat secara hukum dan mencakup:
- Siapa yang memiliki kepemilikan penuh atas domain
- Ketentuan perpanjangan dan biaya terkait
- Biaya tambahan untuk layanan seperti pemulihan domain atau perlindungan privasi
- Syarat untuk mentransfer domain ke penyedia lain
- Ketentuan pembayaran, termasuk konsekuensi jika terjadi keterlambatan pembayaran
Idealnya, bisnis Anda memiliki kepemilikan penuh atas domain selama masa perjanjian. Perhatikan juga fleksibilitas dalam proses transfer serta biaya yang dikenakan, agar Anda tetap memiliki kebebasan untuk berpindah pendaftar jika diperlukan.
7. Perpanjang nama domain Anda
Saat membeli domain, Anda mengamankannya untuk jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. Meskipun beberapa penyedia menawarkan jangka waktu lebih lama (seperti opsi 10 tahun GoDaddy untuk domain .com), kepemilikan domain tidak bersifat permanen.
Untuk mempertahankan kepemilikan domain, Anda perlu memperbaruinya sebelum jangka waktu berakhir. Sebagian besar penyedia domain menawarkan perpanjangan otomatis yang umumnya direkomendasikan. Bahkan dengan perpanjangan otomatis diaktifkan, penyedia biasanya memberi tahu Anda sebelum menagih.
Jika informasi pembayaran Anda berubah, pastikan untuk memperbaruinya di pengaturan akun agar proses perpanjangan otomatis berjalan lancar.
Jika Anda tidak memperpanjang domain, domain tidak akan lagi mengarah ke situs web Anda dan bisa tersedia kembali untuk dibeli oleh pihak lain.
Cara memilih penyedia nama domain
Saat memilih penyedia domain, pertimbangkan faktor-faktor berikut:
Kemudahan penggunaan
Seberapa mudah menghubungkan domain ke situs web Anda? Membeli domain dari platform pembuat web Anda biasanya membuat proses pengaturan lebih cepat dan mudah, karena Anda hanya berurusan dengan satu penyedia.
Menggunakan layanan dari penyedia berbeda dapat menambah langkah ekstra dan berpotensi melibatkan aspek teknis. Pastikan juga platform situs web yang Anda gunakan mendukung penggunaan domain kustom karena tidak semua platform, terutama yang gratis, menyediakan fitur ini.
Perlindungan privasi
Saat Anda mendaftarkan domain, informasi kontak Anda akan tersedia untuk umum di registri ICANN global. Perlindungan privasi domain menyembunyikan informasi ini. Beberapa penyedia, seperti Shopify, menyertakan fitur ini secara gratis, sementara yang lain mengenakan biaya tambahan.
Ketersediaan ekstensi domain
Semua penyedia domain menawarkan domain .com. Namun, jika Anda tertarik pada ekstensi domain berbasis wilayah (seperti .id, .eu, atau .au) atau ekstensi khusus (seperti .shop atau .store), pastikan penyedia pilihan Anda mendukungnya.
Layanan tambahan
Banyak pendaftar domain menawarkan layanan tambahan seperti hosting ecommerce, alat pembuat situs web, dan hosting email. Terkadang, penyedia menawarkan domain dengan tarif yang menarik, tetapi hanya jika digabungkan dengan layanan lain. Pertimbangkan apakah Anda memerlukan fitur tambahan tersebut sebelum membuat keputusan.
Untuk memudahkan keputusan, berikut rincian cepat penyedia domain terbaik, harga awalnya, serta biaya perlindungan privasi WHOIS:
| Penyedia | Harga tahun pertama | Perlindungan privasi WHOIS | Fitur |
|---|---|---|---|
| Shopify | Mulai dari sekitar $9/tahun | Gratis | Pengaturan mudah tanpa konfigurasi teknis; solusi all-in-one untuk ecommerce, hosting situs web, dan domain |
| Squarespace Domains | Gratis untuk tahun pertama saat Anda memilih paket tahunan Squarespace | Gratis | Integrasi dengan Google Workspace |
| GoDaddy | Mulai dari 1¢ untuk tahun pertama | Gratis | Pilihan ekstensi domain yang luas; dukungan pelanggan yang andal |
| IONOS | Mulai dari $1/tahun untuk tahun pertama | Gratis | Harga domain terjangkau |
| Bluehost | Gratis untuk tahun pertama dengan paket | $11,88/tahun | Terintegrasi dengan WordPress untuk pengaturan satu klik |
| Domain.com | $11,99 untuk domain .com | Gratis | Pembuat situs web dan hosting web |
| Namecheap | $6,49 untuk domain .com | Gratis | Pengelolaan domain yang mudah digunakan |
| HostGator | Mulai dari $12,99/tahun | $14,95/tahun | Penerusan email dan penguncian domain |
Catatan: Harga yang ditampilkan merupakan penawaran awal untuk tahun pertama pada domain .com dan dapat berubah sewaktu-waktu. Biaya perpanjangan biasanya lebih tinggi. Selalu periksa situs resmi pendaftar untuk mendapatkan informasi harga terbaru.
Apa yang harus dilakukan setelah mendaftarkan nama domain
- Siapkan pengaturan sistem nama domain
- Buat situs web atau halaman landing
- Aktifkan perlindungan privasi domain
- Siapkan alamat email profesional
Setelah Anda mendaftarkan domain, ada beberapa langkah penting yang harus diambil:
1. Siapkan pengaturan sistem nama domain
Ketika pengguna memasukkan URL di browser mereka, browser mengirimkan permintaan ke jaringan global server web untuk menemukan situs web Anda melalui sistem nama domain (DNS). DNS adalah sistem yang diakui secara universal dan terdesentralisasi untuk penamaan situs web. Ini memungkinkan komputer, ponsel, dan perangkat lain yang mampu terhubung ke internet untuk menemukan halaman web yang dicari pengguna.
Meskipun proses pengaturan untuk domain baru bisa rumit jika dilakukan secara manual, sebagian besar pendaftar, termasuk Shopify, biasanya menangani proses ini secara otomatis untuk Anda.
2. Buat situs web atau halaman landing
Apa yang dilihat orang ketika mereka mengunjungi domain Anda? Situs web atau halaman landing adalah konten yang akan Anda hubungkan ke domain untuk memberi tahu orang tentang proyek Anda.
Untuk blog, pembuat situs web seperti WordPress, Wix, dan Squarespace adalah opsi yang populer. Namun, jika Anda membeli domain untuk bisnis ecommerce, Shopify adalah pilihan yang tepat. Dengan Shopify, Anda dapat membeli nama domain sekaligus memulai toko online dalam satu pembuat situs web ecommerce.
Selain membeli domain, Shopify juga memungkinkan Anda:
- Memilih dari pustaka tema
- Mendapatkan sertifikat SSL
- Menampilkan detail produk
- Mengumpulkan data pelanggan
- Mengelola kampanye pemasaran
- Memproses pembayaran online dengan aman
- Mengatur pengiriman dan pengantaran
- Melihat analitik situs web
3. Aktifkan perlindungan privasi domain
Perlindungan privasi domain menyembunyikan informasi pribadi Anda dari basis data WHOIS publik. Dengan melindungi data pribadi, Anda dapat mengurangi risiko spam dan ancaman keamanan siber secara signifikan.
Cara mengaktifkan fitur ini bergantung pada pendaftar yang Anda gunakan. Beberapa penyedia, termasuk Shopify, mengaktifkannya secara otomatis. Sementara itu, penyedia lain mungkin mengenakan biaya tambahan untuk perlindungan WHOIS. Biasanya, Anda akan diminta untuk mengatur fitur ini jika tersedia sebagai add-on (tambahan).
4. Siapkan alamat email profesional
Menggunakan domain baru Anda untuk email membuat bisnis kecil Anda terlihat lebih profesional. Email seperti info@tokoanda.com akan meningkatkan kepercayaan pelanggan dibandingkan alamat umum seperti tokoanda123@gmail.com.
Membuat email bisnis juga cukup mudah. Anda biasanya bisa mendapatkannya dari:
- Platform tempat Anda membangun situs web (seperti Shopify).
- Penyedia tempat Anda membeli nama domain.
- Perusahaan layanan email seperti Google atau Microsoft.
Anda akan diberikan panduan langkah demi langkah untuk menghubungkan email dengan domain Anda. Ikuti instruksinya, dan setelah selesai, email profesional Anda siap digunakan.
FAQ cara mendaftarkan nama domain
Apa itu nama domain?
Nama domain adalah alamat situs web Anda di internet. Ini adalah yang akan diketik orang ke browser untuk menemukan Anda, seperti tokotrending.com. Nama domain terdiri dari dua bagian, yaitu bagian unik yang mencerminkan merek Anda (misalnya merekanda.com) dan ekstensi yang mengikuti nama merek, seperti .com, .store, atau .shop, yang sesuai untuk bisnis e-commerce.
Apa perbedaan antara nama domain dan hosting web?
Nama domain adalah alamat web yang diketik orang untuk menemukan situs web Anda, seperti tokoanda.com. Sementara itu, hosting web adalah layanan yang menyimpan semua file situs web Anda secara online. Anda memerlukan keduanya karena nama domain bertindak sebagai penunjuk ke layanan hosting tempat situs Anda sebenarnya disimpan.
Bagaimana cara mendaftarkan nama domain saya sendiri?
Untuk mendaftarkan nama domain, pilih penyedia domain dan ikuti proses pembelian mereka. Pendaftaran domain bersifat sementara. Untuk mempertahankan kepemilikan, Anda harus memperpanjangnya saat masa berlaku hampir habis.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaftarkan domain?
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk mendaftarkan domain, meskipun bisa ada penundaan hingga 72 jam, tergantung pada server web yang Anda gunakan.
Mengapa saya tidak bisa memiliki domain secara permanen?
ICANN, lembaga yang mengatur sistem domain, menetapkan batas maksimum kepemilikan domain hingga 10 tahun. Namun, Anda tetap bisa menggunakan domain lebih lama dengan memperpanjangnya sebelum masa berlaku habis.
Apakah domain gratis?
Beberapa perusahaan menawarkan domain gratis saat Anda membeli layanan lain. Namun, domain ini biasanya memiliki keterbatasan dalam kustomisasi dan terkadang menyertakan nama merek penyedia dalam URL. Ada juga penyedia yang memberikan domain gratis untuk tahun pertama dalam paket hosting, tetapi Anda tetap harus membayar biaya normal saat perpanjangan.
Apakah domain perlu didaftarkan?
Ya, domain perlu didaftarkan. Proses ini biasanya dilakukan oleh penyedia domain saat Anda melakukan pembelian. Anda tidak perlu mendaftarkannya secara terpisah, selama Anda sudah membayar dan memberikan informasi yang dibutuhkan kepada pendaftar.
Berapa biaya untuk mendaftarkan nama domain per tahun?
Biaya tahunan dapat berbeda tergantung pada penyedia dan ekstensi domain. Domain regional dan khusus cenderung lebih mahal daripada domain .com.


