Bagi para penjual, mempelajari cara membuat merch adalah langkah penting untuk mengubah penggemar menjadi duta merek, sekaligus membuka kran sumber pendapatan tambahan. Karena alasan inilah, industri merch diperkirakan akan tumbuh dengan laju tahunan sebesar 4,5% selama dekade mendatang.
Merchandise ada di mana-mana, mulai dari kaos penggemar klasik yang dijual di konser, hingga tote bag lucu yang dirancang oleh kedai kopi lokal.
Mengapa orang begitu menyukai merch? Kemungkinan besar karena merch bukan sekadar barang. Merchandise memungkinkan kita menunjukkan siapa diri kita dan apa yang kita yakini, sekaligus menjadi cara untuk terhubung dengan merek atau kreator secara personal.
Temukan cara membuat dan menjual merch yang benar-benar sesuai dengan keinginan penggemar Anda, lengkap dengan wawasan dari Zack Honarvar, salah satu pendiri Fan of a Fan yang telah memproduksi merch untuk berbagai kreator termasuk Channel 5 News dan Friday Beers.
Mengapa kita membeli merch?
Merch menghubungkan penggemar dengan sebuah merek dan komunitas yang terbentuk seputar merek tersebut. Ketika kita memakai merch atau memajangnya di rumah, kita menciptakan kesempatan untuk:
- Mengekspresikan nilai, keyakinan, dan minat kita.
- Membangun koneksi dengan sesama penggemar.
- Meningkatkan kesadaran merek.
- Menunjukkan dukungan (secara emosional maupun finansial) kepada kreator dan bisnis.
- Mewujudkan semangat dan etos sebuah merek.
Mari ambil contoh penggemar Yes Theory, sebuah merek yang mengusung nilai pertumbuhan pribadi. Para penggemarnya mengenakan merch merek tersebut dalam momen-momen penting dalam kehidupan mereka. Misalnya saat wawancara kerja atau bahkan saat kelahiran anak. Mereka merasa merch itu melambangkan optimisme dan perkembangan diri.
Zack Honarvar, salah satu pendiri Fan of a Fan yang pernah berkolaborasi dengan Yes Theory, mengisahkan bagaimana merch merek tersebut mempertemukan dua penggemar yang terdampar di bandara akibat penerbangan yang dibatalkan.
"Mereka melihat seseorang di ruang tunggu keberangkatan yang mengenakan hoodie Seek Discomfort... singkat cerita, dua orang asing itu akhirnya menjadi teman dekat, semata-mata karena mereka sama-sama penggemar kanal tersebut," kata Zack.
Meskipun penggemar berat mungkin bersedia membeli apa saja yang memiliki logo Anda, Zack percaya bahwa merch terbaik melakukan lebih dari sekadar menambah pemasukan. Baik itu merch untuk pengikut TikTok maupun komunitas Twitch Anda, merchandise bermerek yang dirancang dengan matang akan menyimpan potensi yang luar biasa.
Cara mendesain merch
Konsep merchandising sangat fleksibel. Teknik ini bisa menjadi sumber pendapatan terus-menerus dari toko online, kolaborasi edisi terbatas dengan merek lain, atau hadiah gratis untuk pelanggan setia.
Saat mendesain merch, perhatikan tipografi dan warna dengan saksama agar pesan Anda mudah terbaca dan sesuai dengan identitas merek. Salah satu keputusan penting yang perlu Anda buat adalah apakah akan menjual produk menggunakan merek yang sudah ada, atau membuat sub-merek khusus.
Mendesain merch untuk merek yang sudah ada
Bagi banyak kreator, seperti band yang sedang tur, mempromosikan diri melalui merchandise yang langsung merujuk pada nama, logo, dan konsep merek mereka adalah pilihan yang paling masuk akal.
Contohnya Atticus Poetry. Dengan menggunakan namanya yang sudah terkenal, mereka membangun toko online tempat penggemar bisa mengakses buku, kaos, topi, perhiasan, dan berbagai produk lainnya, semuanya di bawah merek yang sama.
Atticus memaksimalkan penjualan merch dengan menawarkan produknya langsung di Facebook dan Instagram melalui toko Shopify-nya.
Menjual merch menggunakan sub-merek
Bagi kreator yang belum memiliki identitas merek yang kuat, atau bisnis yang ingin memonetisasi merch secara berkelanjutan, meluncurkan sub-merek bisa menjadi pilihan yang strategis.
Inilah jalur yang ditempuh Zack dan Yes Theory dengan sub-merek Seek Discomfort.
"Keunggulan pendekatan ini adalah kemampuannya untuk menjangkau audiens di luar basis pelanggan yang sudah ada," ujar Zack. Sub-merek juga dapat membuka peluang kemitraan dan co-branding.
Melalui sub-mereknya, Yes Theory menjalin kolaborasi dengan merek-merek besar seperti Bose, Lululemon, dan tas ransel Timbuk2. Zack yakin peluang-peluang ini mungkin tidak akan terwujud jika produk tersebut dipasarkan sebagai "merch Yes Theory."
Sebuah sub-merek biasanya berbagi elemen visual dengan merek induknya, seperti skema warna, pesan, atau citra, namun tetap membedakan dirinya dengan logo yang unik serta rangkaian produk dan layanannya sendiri.
Terkadang, sebuah sub-merek bisa lahir dari detail tertentu, kampanye, atau aspek favorit penggemar dari merek induknya. Misalnya, sebuah film mungkin memiliki karakter minor yang sangat dicintai penggemar, sehingga mendorong lahirnya sub-merek yang berfokus pada karakter tersebut.
Ide merch kustom
Apa pun pendekatan penjenamaan yang Anda pilih, menciptakan merch yang hebat pada akhirnya bergantung pada kepekaan Anda terhadap merek dan penggemar Anda sendiri.
"Kembangkan produk yang membuat Anda bangga, sesuatu yang akan Anda gunakan atau kenakan sendiri," kata Zack.
Ambil inspirasi dari produk merch populer berikut yang telah terbukti laris di pasaran.
Pakaian
Pakaian seperti kaos, sweatshirt, dan topi selalu menjadi merch yang paling diminati. Untuk menciptakan pakaian yang menonjol, utamakan bahan dan potongan berkualitas tinggi yang ramah lingkungan, investasikan pada teknik cetak premium, dan desain grafis yang menarik sehingga orang ingin memakainya meski tidak mengenal merek Anda.
Sebagai contoh, Netflix menciptakan merch Stranger Things yang terinspirasi dari restoran fiktif yang muncul dalam serial tersebut.
Bentuk sub-merek ini dapat menyenangkan penggemar sekaligus membuat merch mampu berdiri sendiri sebagai produk. Merancang merch di sekitar detail kecil, referensi, atau lelucon internal menciptakan koneksi istimewa bagi para penggemar.
Aksesori
Barang-barang kecil bisa memberikan dampak besar. Perlengkapan sehari-hari seperti casing ponsel, tas, pin, stiker, dan perhiasan tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga praktis. Inilah mengapa penggemar dapat mengekspresikan kecintaan mereka pada merek Anda di mana saja.
Lini merchandise Taylor Swift menampilkan koleksi perhiasan dan aksesori yang dirancang agar para Swifties bisa menunjukkan kecintaan mereka pada sang artis secara halus. Produk-produk ini memiliki fungsi ganda: sebagai aksesori modis sekaligus merchandise penggemar.
Perlengkapan rumah
Hadirkan merek Anda ke dalam kehidupan sehari-hari dengan produk fungsional seperti mug, bantal, dan peralatan memasak. Produk-produk ini tidak hanya berguna secara praktis, tetapi juga memungkinkan penggemar mendekorasi ruang pribadi mereka dengan merek favorit.
Studio film toko merch A24 sangat piawai dalam menciptakan merchandise yang khas dan imajinatif untuk penggunaan di rumah. Kit dupa yang terinspirasi dari film Midsommar memberikan cara yang menyenangkan bagi penggemar untuk mengekspresikan kecintaan mereka pada film tersebut, sekaligus hadir dengan kualitas tinggi sehingga bernilai sebagai barang rumah tangga.
Produk digital
Wallpaper, emote, filter, dan produk digital lainnya memungkinkan penggemar mempromosikan merek Anda melalui ponsel dan media sosial mereka.
Jenis merch ini sangat mudah dibagikan dan tidak memerlukan biaya produksi sama sekali.
Anda bisa memilih untuk menjual produk digital atau menawarkannya secara gratis demi memperluas jangkauan merek. Coba berbagai jenis merch digital yang kreatif untuk menciptakan buzz organik, seperti yang dilakukan NPR dengan membuat latar belakang Zoom bermerek untuk digunakan penggemar dalam panggilan video.
Cara membuat merch cetak sesuai permintaan secara gratis
Membuat merch sendiri bisa semudah menambahkan logo atau desain Anda ke produk-produk populer. Untuk cara yang lebih praktis, gunakan layanan cetak sesuai permintaan.
Cetak sesuai permintaan merupakan cara yang mudah diakses untuk membuat dan menjual merchandise tanpa perlu membeli stok dalam jumlah besar.
Layanan ini umumnya gratis digunakan. Anda hanya membayar produk ketika pelanggan melakukan pemesanan. Setiap aplikasi menyediakan katalog produk dan alat desain untuk membantu Anda membuat dan menjual merch.
Setelah merch Anda mendapatkan penjualan, mitra cetak sesuai permintaan Anda akan menangani produksi dan pengiriman langsung ke pelanggan. Berikut panduan langkah demi langkah untuk memulai dengan cetak sesuai permintaan:
1. Validasi ide produk Anda
Anda mungkin berpikir penggemar atau pengikut Anda akan menyukai botol minum. Namun, sebelum mulai mendesain, pastikan terlebih dahulu bahwa mereka memang menginginkan botol minum lain dalam kehidupan mereka.
"Kami selalu menyarankan agar kreator atau merek bertanya kepada audiens mereka tentang apa yang mereka inginkan, atau bahkan membiarkan mereka memilih dari beberapa pilihan," kata Zack. "Anda bisa bertanya melalui Instagram Stories, email, komunitas, atau bahkan pesan teks: 'Apakah kamu lebih suka topi, board game, kaos, atau hoodie?'"
Dengan melakukan polling kepada audiens dan melibatkan mereka dalam keputusan merchandise, Anda memastikan produk yang tepat mendapat respons positif sekaligus membuat mereka merasa menjadi bagian dari proses kreatif.
Shopify, misalnya, menggunakan X untuk mengukur jenis merchandise apa yang diminati pengguna dan pengikut mereka.
Berdasarkan masukan tersebut, Shopify mengembangkan desain prototipe untuk hoodie, dad hat, dan tote bag yang dihiasi frasa dan ikon populer sesuai saran audiens.
2. Pilih mitra cetak sesuai permintaan dan produk
Setelah menyempurnakan ide produk berdasarkan masukan audiens, langkah berikutnya adalah memilih mitra cetak sesuai permintaan yang akan memproduksi dan mengirimkan merchandise Anda.
Ini adalah opsi yang sangat efektif karena layanannya gratis digunakan dan Anda hanya membayar produk ketika pelanggan melakukan pemesanan yang menjadikan modal awal yang sangat minim.
Beberapa aplikasi pembuat merch populer yang sudah terintegrasi dengan Shopify antara lain:
Mengingat penggemar sering mengharapkan merch berkualitas tinggi yang setara dengan produk ritel, kualitas merchandise Anda dapat berdampak signifikan pada persepsi merek. Pilih layanan cetak sesuai permintaan yang bermitra dengan produsen tepercaya untuk memenuhi ekspektasi pelanggan.
Perlu diingat, penggemar sering kali bersedia membayar lebih untuk merchandise yang mereka anggap berkualitas tinggi dan tahan lama.
3. Desain dan buat mockup produk Anda
Beberapa merek dan kreator menyerahkan desain merch kepada pihak lain, namun Zack menyarankan untuk sedapat mungkin melakukannya sendiri.
"Anda mungkin lebih baik membuat desain sendiri, karena Anda jauh lebih memahami merek Anda dibandingkan seseorang yang baru pertama kali mengenalnya," katanya.
Jika Anda memutuskan untuk menyewa desainer, platform seperti Upwork atau Fiverr menawarkan banyak pilihan freelancer berbakat. Pertimbangkan untuk menyertakan elemen-elemen kunci berikut dalam brief desain Anda:
- Berikan konteks: Informasikan kepada desainer tentang jenis merchandise yang Anda rencanakan, siapa audiens Anda, dan panduan merek yang berlaku.
- Jelaskan ekspektasi: Komunikasikan visi dan kebutuhan Anda secara mendetail. Pastikan untuk memberikan umpan balik yang spesifik selama tahap tinjauan desain. Targetkan setidaknya satu atau dua kali revisi.
- Mood board: Kumpulkan inspirasi, contoh, dan referensi untuk memberikan titik awal yang jelas bagi desainer.
Menggunakan alat seperti Canva dapat membantu pemula memulai perjalanan desain grafis tanpa memerlukan perangkat lunak mahal. Anda bisa menggunakan templat yang tersedia untuk memahami tata letak desain.
Sebagian besar platform cetak sesuai permintaan menyediakan pembuat mockup untuk mempercepat proses desain dan memungkinkan Anda bereksperimen dengan penempatan desain. Ingat agar selalu mengikuti spesifikasi yang diberikan oleh layanan cetak sesuai permintaan dan metode produksi yang Anda pilih.
4. Tambahkan produk ke saluran penjualan Anda
Mendaftarkan produk cetak sesuai permintaan untuk dijual sangatlah mudah karena sebagian besar layanan terintegrasi dengan platform e-commerce. Tindakan ini memungkinkan Anda menjual merch sambil memberikan pengalaman belanja yang nyaman bagi penggemar.
Untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan visibilitas merchandise Anda, pertimbangkan untuk menghubungkan toko merch Anda ke marketplace online seperti Amazon dan eBay yang terbukti digunakan oleh jutaan pembeli setiap harinya.
Selain itu, dengan platform seperti Shopify, Anda dapat menghubungkan toko ke etalase media sosial di Instagram dan Facebook, serta TikTok dan YouTube. Etalase sosial menawarkan keunggulan unik dengan memungkinkan penggemar menelusuri dan berbelanja langsung di dalam platform media sosial yang sudah mereka gunakan.
Menemukan produsen merch
Jika layanan cetak sesuai permintaan dianggap tidak cocok dengan kebutuhan Anda, bermitra dengan produsen adalah alternatif yang lebih baik.
Sebagian besar merch tidak diproduksi dari nol, melainkan melalui proses yang dikenal sebagai private label.
Label pribadi
Produk label pribadi adalah barang yang diproduksi oleh suatu perusahaan, kemudian diberi merek dan dijual menggunakan nama merek pengecer. Penjual sering bekerja sama erat dengan produsen label pribadi untuk mengembangkan produk unik yang sesuai dengan visi mereka.
Merch label pribadi memberikan fleksibilitas lebih besar dan pilihan kustomisasi yang lebih lengkap, meskipun biaya produksinya bisa lebih tinggi dan biasanya memerlukan minimum order. Jika Anda membutuhkan pendanaan, Shopify Capital menawarkan solusi finansial yang dapat membantu.
Percetakan lokal
Pertimbangkan untuk menggunakan jasa percetakan sablon lokal untuk membuat merch Anda. Mereka sering kali dapat menawarkan pilihan yang lebih personal dan harga yang lebih kompetitif dibandingkan layanan cetak sesuai permintaan berskala besar.
Layanan online
Agensi seperti Fan of a Fan mengkhususkan diri dalam merchandising bagi para kreator dan merek, menawarkan layanan mulai dari konsultasi desain hingga pencarian produsen dan pengelolaan pemenuhan pesanan. Sebaiknya bandingkan berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan terkait penyedia layanan.
Saat memilih studio atau agensi untuk membuat merch Anda, pertimbangkan faktor-faktor berikut:
- Kepemilikan kekayaan intelektual. Pastikan Anda tetap menjadi pemilik kekayaan intelektual merek Anda, termasuk desain pada pakaian dan hal-hal baru yang diciptakan sebagai bagian dari kemitraan.
- Struktur kompensasi. Model bagi hasil umum digunakan dalam kerja sama dengan perusahaan merchandising. Umumnya pembagian hasil berkisar antara 15% hingga 50% dari pendapatan Anda.
- Komitmen. Gunakan periode percobaan untuk melihat apakah mitra ini memenuhi tenggat waktu, menghasilkan produk berkualitas, merespons email tepat waktu, dan secara keseluruhan dapat diandalkan.
- Biaya tersembunyi. Dari awal hingga akhir peluncuran produk, tinjau biaya-biaya yang mungkin muncul, seperti biaya pergudangan, pengambilan dan pengemasan pesanan, pengiriman, desain, pengelolaan situs web, dan layanan pelanggan.
Cara menjual merch
Memasarkan merchandise berbeda dari menjual produk biasa. Anda menargetkan penggemar yang sudah memiliki koneksi dan sikap positif terhadap merek Anda. Tantangannya bukan hanya menjangkau dan melayani penggemar tersebut secara efektif, tetapi juga memperluas jangkauan ke audiens yang lebih luas.
Berikut beberapa pendekatan strategis untuk memasarkan dan menjual merchandise Anda:
Dari mulut ke mulut
Merch berkualitas baik secara alami mempromosikan dirinya sendiri. Ketika penggemar membeli dan memakai atau menggunakan merchandise Anda, mereka secara otomatis terlibat dalam pemasaran dari mulut ke mulut, yang dapat memperkuat visibilitas merek Anda.
Namun, kualitas merchandise sangat menentukan.
"Menjual merchandise kustom ibarat membeli ruang iklan pada penggemar Anda yang berjalan-jalan dan mempromosikan merek Anda," kata Zack. "Jika Anda membuat sesuatu yang berkualitas rendah, mereka hanya akan memakainya sekali atau dua kali."
Untuk memaksimalkan eksposur, Anda harus bisa menjual merch yang membuat penggemar bangga memamerkannya dan menggunakannya berulang kali.
Pemasaran konten
Konten yang Anda buat adalah tempat alami lain untuk mempromosikan merch. Ini bisa sesederhana mengenakan merch dalam video, menampilkannya dalam postingan media sosial, atau mengintegrasikannya ke dalam konsep kreatif produksi Anda.
Pertimbangkan saluran konten berikut untuk mempromosikan merchandise Anda:
- TikTok: Bermitra dengan kreator TikTok lain untuk membuat konten yang menampilkan merch Anda.
- Instagram: Tag merch Anda di postingan dan stories, serta kurasi Instagram Shop Anda sendiri di profil.
- YouTube: Bagikan tautan produk di deskripsi video atau kartu, dengan ajakan bertindak di akhir video.
- Tombol Beli: Jika Anda memiliki situs web atau blog terpisah di luar toko merch, Anda juga bisa menyematkan produk atau koleksi di sana menggunakan tombol Beli.
Kenakan merch Anda dalam video atau tampilkan dalam postingan media sosial. Anda juga bisa bermitra dengan influencer untuk membuat konten yang menampilkan merch Anda, sehingga menjangkau audiens yang lebih luas.
Bagi Seek Discomfort, pemasaran konten berarti menggelar fashion show di halaman belakang rumah para pendirinya.
Retargeting
Retargeting adalah bentuk periklanan strategis di mana Anda mengarahkan iklan kepada orang-orang yang sudah berinteraksi dengan merek Anda, baik yang mengikuti Anda di media sosial maupun yang pernah berbelanja dari Anda sebelumnya.
Berbagai platform periklanan, termasuk Google, Facebook, YouTube, TikTok, dan Snapchat, mendukung kampanye retargeting, asalkan piksel periklanan yang diperlukan sudah dipasang di situs web Anda.
Daftar email juga bisa menjadi cara yang efektif untuk melakukan retargeting konten, memungkinkan promosi yang dipersonalisasi langsung ke kotak masuk penggemar dan pelanggan lama.
"Di situlah Anda akan mendapatkan keterlibatan dan return on investment yang sangat tinggi," kata Zack. "Sementara dengan prospecting, kebanyakan orang tidak akan membeli merchandise dari seseorang yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Jadi di situlah sebagian besar energi dari pengeluaran media berbayar Anda seharusnya diarahkan."
Pra-jual merch
Meluncurkan kampanye prajual adalah strategi yang efektif untuk membangun antisipasi dan permintaan terhadap merchandise online baru. Prajual memungkinkan audiens Anda memesan dan membayar produk sebelum peluncuran resmi, memastikan mereka termasuk yang pertama mendapatkan barang terbaru.
Prajual memberikan kesempatan untuk mengukur minat dan permintaan sebelum Anda sepenuhnya berkomitmen pada produksi. Cara ini juga memungkinkan Anda menciptakan rasa urgensi dan kelangkaan, mendorong penggemar untuk segera melakukan pembelian.
"Yes Theory telah melakukan ini berkali-kali, terutama di awal ketika mereka baru memulai," kata Zack. "Kami akan membuat beberapa item pakaian sebagai sampel. Kami melakukan pemotretan dengan pakaian tersebut tanpa menyimpan stok sama sekali. Kemudian kami membuka situs selama 72 jam, berjualan selama 72 jam, lalu mematikan situsnya. Setelah itu kami mulai berkomunikasi melalui email dengan audiens kami, agar mereka tahu di mana kami berada dalam proses produksi."
Ada berbagai aplikasi preorder di Shopify App Store untuk membantu Anda menjalankan prajual sendiri. Anda juga bisa menjalankan presale menggunakan situs crowdfunding seperti Kickstarter.
Mulai jual merch kustom hari ini
Merchandise bukan sekadar produk. Merchandise adalah jembatan yang menghubungkan penggemar dengan merek Anda untuk memungkinkan mereka mengekspresikan antusiasme. Selain itu, merchandise juga membuat penggemar merasa menjadi bagian dari sebuah komunitas.
Menjual merchandise menawarkan peluang bisnis yang unik untuk menyalurkan kreativitas Anda, melampaui konten atau produk awal yang menarik perhatian audiens.
Shopify adalah salah satu cara tercepat dan termudah untuk mulai menjual merch kepada penggemar Anda. Ubah pengikut menjadi pelanggan dengan membuka toko di media sosial hari ini.
FAQ cara membuat merch
Apakah menjual merch menghasilkan uang?
Menjual merchandise bisa sangat menguntungkan secara finansial. Banyak bisnis menghasilkan pendapatan yang signifikan dari penjualan produk kustom seperti kaos, topi, mug, dan lainnya. Bagi sebagian orang, merchandising berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan, sementara bagi yang lain, ia berkembang menjadi sumber pendapatan utama.
Apakah membuat merch memerlukan biaya?
Membuat merchandise memang melibatkan biaya, mulai dari pengeluaran desain dan produksi hingga biaya pemasaran dan distribusi. Memilih metode produksi yang hemat biaya, seperti cetak sesuai permintaan, dapat membantu meminimalkan pengeluaran awal.
Bagaimana kreator konten membuat merch?
Kreator konten sering mengandalkan layanan cetak sesuai permintaan untuk memproduksi merchandise bermerek. Pendekatan ini memungkinkan mereka menggunakan merek sendiri tanpa perlu takut risiko dan biaya yang terkait dengan pengelolaan stok. Sebagai alternatif, beberapa kreator konten mengembangkan lini produk kustom melalui kolaborasi dengan merek yang sudah stabil atau dengan bekerja sama dengan produsen label pribadi. Mereka juga bisa mengkurasi produk atau menjual kotak langganan yang disesuaikan dengan minat audiens mereka.
Apa yang saya butuhkan untuk menjual merchandise secara online?
Menjual merchandise kustom secara online kini lebih mudah dari sebelumnya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk memulai:
- Tentukan identitas merek Anda.
- Validasi ide produk bersama audiens Anda.
- Buat mockup desain produk Anda.
- Pilih mitra cetak sesuai permintaan atau produsen.
- Tambahkan produk ke toko online Anda.
- Pasarkan merch kepada basis penggemar Anda.
Apakah menjual merchandise legal?
Menjual merch adalah kegiatan yang legal. Namun, Anda mungkin perlu mendapatkan izin atau lisensi tertentu tergantung pada wilayah atau daerah tempat Anda beroperasi.


