Domain adalah alamat online Anda. Di situlah merek dan toko virtual Anda berada dan menjadi salah satu tempat utama di mana audiens dapat menemukan Anda.
Jadi, berapa seharusnya yang Anda bayarkan untuk properti digital berharga ini?
Beberapa nama domain ada yang seharga jutaan, sementara yang lain ada juga yang gratis. Di bawah ini, pelajari faktor-faktor yang memengaruhi harga nama domain serta hal apa saja yang perlu dipertimbangkan saat mendaftarkan nama domain Anda.
Berapa biaya nama domain?
Rata-rata, biaya yang dikeluarkan untuk mendaftarkan dan memiliki nama domain berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 per tahun. Namun, beberapa pendaftar domain biasanya menawarkan harga promo di awal. Akan tetapi, Anda kemungkinan akan dikenakan biaya yang lebih tinggi saat memperpanjang domain tersebut.
Sama seperti harga properti yang bervariasi berdasarkan daya tariknya, popularitas juga dapat meningkatkan harga nama domain, mulai dari ribuan hingga jutaan.
Setelah membayar dan mendaftarkan domain Anda, pendaftar domain akan memastikan bahwa domain tersebut tetap online dan terhubung dengan alamat IP yang benar.
Bagaimana dengan domain gratis?
Beberapa platform, seperti Shopify, menawarkan subdomain gratis, yaitu alamat web yang berada di bawah domain utama. Misalnya, setiap toko Shopify secara otomatis mendapatkan subdomain "www.[namatoko].myshopify.com."
Subdomain gratis dapat membantu Anda memulai situs web dengan anggaran terbatas. Cara ini sangat berguna untuk membangun dan menguji ide bisnis di tahap awal.
Setelah situs Anda berkembang, pertimbangkan untuk menggunakan domain yang mencerminkan nama bisnis atau merek Anda dengan lebih jelas. Itulah mengapa sebagian besar merchant Shopify akhirnya memilih nama domain mereka sendiri.
Berapa biaya yang perlu dibayarkan untuk domain?
Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan "Berapa harga domain?". Subdomain gratis dapat menjadi pilihan yang tepat untuk bisnis yang baru mulai dan situs pribadi Anda. Sementara itu, domain standar dengan harga kompetitif, biasanya kurang dari Rp750.000, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar merek dan pemilik situs web.
Jika banyak pengunjung situs web Anda berasal dari mesin pencari atau langsung mengetikkan alamat situs web Anda, berinvestasi pada nama domain yang menarik adalah keputusan yang tepat.
Nama domain yang mencerminkan fokus situs web Anda (misal, "www.tipsledeng.com" untuk situs tips pipa ledeng) dapat meningkatkan peringkat di mesin pencari situs Anda untuk kata kunci terkait (seperti "cara membersihkan saluran air dapur").
Untuk bisnis dengan reputasi merek yang kuat, membeli nama domain yang sesuai dengan nama merek merupakan investasi yang cerdas. Domain dengan nama yang sama persis membuat situs web lebih mudah ditemukan dan meningkatkan kepercayaan merek. Misalnya, American Blue Jeans dapat memilih untuk membeli domain "www.americanbluejeans.com". Meskipun harganya tinggi, hal ini dapat meningkatkan visibilitas dan kredibilitas merek.
Tabel perbandingan harga nama domain
Saat memilih nama domain, ingatlah untuk memperhitungkan biaya pendaftaran domain di tahun pertama dan biaya perpanjangannya. Beberapa domain tingkat atas (TLD) mungkin lebih terjangkau di awal tetapi memiliki biaya perpanjangan yang lebih tinggi. Sementara itu, ada juga yang lebih mahal saat pendaftaran di awal tetapi memiliki tarif perpanjangan yang lebih rendah.
Harga juga dapat sangat bervariasi antara pendaftar domain. Selalu periksa penawaran khusus atau diskon untuk tahun pertama atau paket pendaftaran jangka panjang.
| TLD | Biaya tahun pertama | Biaya perpanjangan (tahunan) |
|---|---|---|
| .com | Rp120.000–Rp225.000 | Rp180.000–Rp270.000 |
| .net | Rp150.000–Rp255.000 | Rp210.000–Rp300.000 |
| .org | Rp135.000–Rp240.000 | Rp180.000–Rp300.000 |
| .co | Rp225.000–Rp525.000 | Rp375.000–Rp525.000 |
| .io | Rp600.000–Rp1.050.000 | Rp600.000–Rp1.050.000 |
| .ai | Rp750.000–Rp1.200.000 | Rp900.000–Rp1.500.000 |
| .xyz | Rp14.850–Rp180.000 | Rp120.000–Rp225.000 |
| .tech | Rp150.000–Rp300.000 | Rp225.000–Rp375.000 |
| .us | Rp75.000–Rp225.000 | Rp150.000–Rp300.000 |
| .app | Rp150.000–Rp450.000 | Rp225.000–Rp450.000 |
Catatan: Data dalam tabel ini didasarkan pada tren umum di industri dan kisaran harga yang lazim di seluruh pendaftar domain populer, seperti GoDaddy, Namecheap, dan Google Domains. Angka yang ditampilkan merupakan estimasi berdasarkan harga umum untuk tahun pertama dan biaya perpanjangan. Namun, harga dapat bervariasi tergantung pada promosi, penyedia layanan tertentu, dan penawaran khusus yang sedang berlaku.
Contoh biaya nama domain dari pendaftar populer
Pasar nama domain terus berkembang. Pada awal 2025, terdapat sekitar 368,4 juta nama domain terdaftar di seluruh dunia untuk berbagai TLD. Angka ini meningkat menjadi sekitar 386,9 juta pada kuartal keempat tahun 2025, yang menunjukkan pertumbuhan penggunaan domain yang stabil.
Berikut ini merupakan gambaran biaya yang dikenakan oleh penyedia domain paling populer untuk mendaftarkan nama domain seperti "tipskue.com" untuk bisnis kue fiktif. Harga ini adalah estimasi pada musim semi 2025. Biaya domain yang Anda inginkan dapat dipengaruhi oleh panjang nama, TLD, popularitas, dan tambahan seperti perlindungan privasi domain.
Catatan: Contoh ini menggunakan ekstensi .com karena merupakan TLD yang paling umum dan tepercaya. Harga untuk ekstensi domain alternatif, TLD seperti .id, .co.id, atau .resep, dapat sangat bervariasi.
Shopify
Membeli nama domain "tipskue.com" langsung di Shopify akan seharga sekitar Rp240.000 per tahun.
Hover
Biaya untuk mendaftarkan domain "tipskue.com" dengan pendaftar domain populer Hover berkisar Rp284.850. Anda juga bisa mendapat harga promo di awal dari beberapa TLD alternatif. Misalnya, domain "tipskue.store" hanya seharga Rp44.850 di awal, tetapi dapat meningkat secara signifikan menjadi Rp974.850 saat perpanjangannya.
GoDaddy
Mendaftarkan domain "tipskue.com" di GoDaddy, salah satu pendaftar domain terbesar di dunia, memerlukan biaya sekitar Rp284.850 per tahun. Anda juga bisa mendapatkan diskon besar untuk tahun pertama dengan biaya hanya Rp150.
Namecheap
Anda dapat mendaftarkan domain "tipskue.com" di Namecheap, pendaftar yang dikenal dengan harga terjangkaunya, dengan biaya sekitar Rp169.200 per tahun, termasuk diskon kecil di tahun pertama.
Bluehost
Di Bluehost, perusahaan web hosting yang juga menawarkan pendaftaran domain, menarik biaya pendaftaran domain "tipskue.com" dimulai sekitar Rp134.850 per tahun.
Tips: Saat membeli domain, pastikan pendaftar domain terakreditasi oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). ICANN adalah otoritas global yang mengawasi sistem nama domain, sehingga semuanya berjalan lancar dan aman di internet.
Apa yang memengaruhi harga domain?
Berikut adalah beberapa faktor utama yang memengaruhi harga nama domain:
Ekstensi domain tingkat atas (TLD)
Huruf yang ditambahkan di akhir nama domain Anda disebut domain tingkat atas (TLD) dan ini dapat memengaruhi harga domain. TLD seperti .com atau .org biasanya lebih mahal daripada ekstensi spesifik seperti .tv atau .io.
Meskipun .com merupakan pilihan utama bagi sebagian besar bisnis, TLD kode negara seperti .id atau .co.id dapat menjadi pilihan yang tepat untuk hal tertentu. Toko online dengan pelanggan internasional sering membeli TLD regional untuk menjangkau klien di berbagai lokasi.
Panjang dan popularitas domain
Nama domain yang populer dan mudah diingat memiliki harga yang lebih tinggi. Misalnya, nama domain mobil.com kemungkinan lebih mahal daripada mobilbekasterbaik.com, yang juga nantinya dapat lebih mahal daripada mobilbekastoyotaterbaik.com.
Ketersediaan
Jika domain yang Anda inginkan sudah dimiliki oleh orang lain, Anda mungkin masih bisa membelinya. Namun, biasanya Anda perlu membayar lebih. Nama domain yang diminati dan memiliki banyak calon pembeli dapat dijual melalui lelang, di mana penawar tertinggi yang akan mendapatkannya.
Anda juga dapat memperoleh nama domain yang sudah kedaluwarsa jika pemilik sebelumnya tidak memperpanjang masa aktifnya. Akan tetapi, domain yang kedaluwarsa ini biasanya memiliki riwayat yang perlu Anda selidiki sebelum dibeli.
Tempat membeli domain
"Setiap pendaftar domain memiliki sistem harga masing-masing, meskipun semuanya tetap berusaha kompetitif. Oleh karena itu, penting untuk mengecek berbagai pendaftar dan membandingkan harga," kata Dave Smyth, desainer UX/UI independen.
Cara paling sederhana untuk menghemat biaya awal domain Anda adalah memilih pendaftar yang menawarkan promo untuk pelanggan baru. Namun, jika Anda sudah memiliki akun di pendaftar tersebut, biasanya Anda tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon.
Selain itu, pertimbangkan biaya jangka panjang sebelum langsung mengambil penawaran promo yang didapat di awal. Anda bisa saja membayar lebih mahal dalam jangka waktu tertentu jika biaya perpanjangan domain di penyedia tersebut lebih tinggi dibandingkan yang lain. Sebaiknya, bandingkan estimasi biaya jangka panjang dari beberapa penyedia sebelum membuat keputusan.
Perlindungan privasi
Saat Anda mendaftarkan domain, informasi pribadi Anda (seperti nama, alamat, email, dan nomor telepon) biasanya ditambahkan ke database WHOIS. Ini adalah catatan yang dapat diakses publik dan dapat dilihat siapa saja untuk mengetahui pemilik suatu domain.
Banyak pendaftar domain menawarkan layanan perlindungan privasi (juga dikenal sebagai perlindungan WHOIS) untuk menyembunyikan informasi pribadi Anda sehingga detail pribadi aman dari penipu dan potensi pencurian identitas.
Sebagian besar pendaftar domain mengenakan biaya tambahan untuk layanan ini, biasanya berkisar dari Rp75.000-Rp225.000 per tahun. Beberapa bahkan mungkin menyertakan perlindungan WHOIS secara gratis untuk tahun pertama saat mendaftarkan domain Anda. Akan tetapi, ada baiknya untuk selalu memeriksa detail penawaran ketika mendaftar.
Siklus proses domain dan biaya pemulihan
Setiap domain melalui beberapa tahap dalam siklusnya, mulai dari pendaftaran, hingga masa kedaluwarsa. Berikut gambaran sederhananya:
- Pendaftaran aktif. Tahap ini adalah ketika domain Anda aktif dan beroperasi penuh. Anda membayar biaya nama domain per tahun, yang biasanya antara Rp120.000-Rp225.000 per tahun, tergantung pada TLD yang dipilih.
- Kedaluwarsa. Jika Anda lupa memperbarui domain, domain akan memasuki status kedaluwarsa. Namun, banyak pendaftar menawarkan masa tenggang, yang biasanya antara 30 hingga 45 hari, di mana Anda masih dapat memperbarui tanpa perlu biaya tambahan. Selama periode ini, domain Anda tidak aktif, tetapi belum dirilis ke pembeli lain.
- Periode pemulihan. Setelah masa tenggang berakhir, domain Anda memasuki periode pemulihan yang biasanya berlangsung selama 30 hari. Ini adalah kesempatan terakhir Anda untuk memulihkan domain, tetapi dengan biaya yang lebih tinggi. Alih-alih mengeluarkan biaya perpanjangan tahunan normal, Anda perlu membayar biaya pemulihan. Biaya ini dapat berkisar dari Rp750.000-Rp2.250.000, tergantung pada pendaftar Anda.
-
Menunggu penghapusan. Jika Anda tidak memulihkan domain selama periode pemulihan, domain tersebut pada akhirnya akan dihapus dan dirilis kembali ke kumpulan domain yang tersedia secara umum.
Biaya domain tersembunyi yang perlu diwaspadai
Biaya di muka saat mendaftarkan nama domain Anda hanyalah salah satu biaya yang akan dibayarkan. Sebagian besar pendaftar domain menambahkan biaya administratif untuk menghubungkan domain Anda dengan alamat IP serta mencantumkannya dalam sistem nama domain (DNS).
Ada biaya tersembunyi lain yang perlu dipertimbangkan, seperti:
- Domain premium. Domain premium adalah domain yang pemiliknya menjual kembali dengan harga yang tinggi. Harganya jauh lebih mahal daripada domain standar karena cenderung lebih pendek, spesifik, dan mudah diingat. Misalnya, domain termahal dalam sejarah, cars.com, terjual seharga $872 juta pada tahun 2014.
- Ekstensi domain. Beberapa pendaftar mengenakan biaya tambahan untuk mendaftarkan subdomain. Misalnya, Anda mungkin harus membayar biaya pendaftaran domain terpisah untuk menggunakan subdomain "bantuan".
- Durasi kontrak: Anda tidak benar-benar memiliki domain secara permanen, Anda hanya menyewanya dari pendaftar domain. Semakin lama durasi yang Anda langsung daftarkan untuk domain, semakin banyak uang yang dapat Anda hemat.
- Biaya transfer. Biasanya terdapat biaya transfer domain jika Anda memutuskan untuk memindahkan domain Anda ke pendaftar yang berbeda. Biaya ini biasanya berkisar dari Rp75.000 hingga Rp225.000. Meskipun umumnya tidak terlalu mahal, biaya dapat bertambah jika Anda sering berganti penyedia layanan. Beberapa penyedia juga mengharuskan Anda memperpanjang masa aktif domain selama satu tahun saat proses transfer sehingga dapat menambah total biaya.
- Layanan tambahan. Layanan seperti email hosting, web hosting, sertifikat SSL, dan fitur tambahan lainnya sering ditawarkan saat checkout. Sebelum menambahkan layanan tersebut, pastikan Anda benar-benar membutuhkannya agar biaya domain tidak membengkak tanpa alasan.
Cara mendapatkan domain premium dengan harga terjangkau
Mendapatkan penawaran terbaik untuk nama domain cukup mudah. Kuncinya adalah melakukan riset pada berbagai penyedia layanan nama domain.
Bandingkan berbagai penyedia
Harga untuk nama domain yang sama dapat bervariasi di berbagai penyedia. Oleh karena itu, penting untuk membandingkan harga agar mendapatkan penawaran terbaik. Perhatikan juga promo dan diskon yang sedang berlangsung. Beberapa pendaftar menawarkan potongan harga yang besar untuk pelanggan baru.
Hindari domain yang terlalu mahal jika tidak diperlukan
Tidak perlu membeli domain yang mahal jika tidak dibutuhkan. Selama alamat domain Anda merepresentasikan merek Anda, mudah diingat, dan mudah dieja, itu sudah cukup.
Namun, jika Anda merasa nama domain premium diperlukan untuk tujuan branding atau pemasaran, alokasikan dana untuk itu dalam anggaran pemasaran. Perlu diingat, sebagian biaya ini biasanya dapat dikategorikan sebagai pengeluaran bisnis.
Pertimbangkan ekstensi selain .com
Menjelajahi ekstensi domain yang kurang populer dapat membantu Anda mengamankan nama domain yang diinginkan dengan harga lebih rendah. Misalnya, domain .io bisa cocok untuk perusahaan teknologi, sementara .green sesuai untuk bisnis yang berfokus pada lingkungan. Domain tingkat atas yang kurang umum seperti ini sering kali lebih murah dibandingkan domain .com.
Selain itu, banyak TLD baru bermunculan baru-baru ini sehingga menawarkan lebih banyak variasi dan peluang untuk mendapatkan alamat domain yang pendek dan sederhana. Misalnya:
- .shop atau .store cocok untuk situs web ecommerce.
- .app domain menarik bagi pengembang (developer).
- .blog ideal untuk penulis.
- .jakarta atau .bali tidak hanya terbatas pada domain negara untuk membuat bisnis Anda sangat spesifik.
Pertimbangkan biaya perpanjangan
Saat Anda mendaftarkan nama domain, Anda menyewanya untuk jangka waktu tertentu. Setelah masa itu habis, Anda perlu memperbarui pendaftaran untuk memperpanjang domain Anda.
Banyak layanan pendaftaran domain menawarkan diskon untuk mendaftarkan domain selama beberapa tahun. Jika Anda sudah yakin dengan pilihan Anda, ini bisa menjadi cara untuk menghemat uang Anda sekaligus mengamankan nama domain untuk waktu yang lebih lama. Pastikan untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis sehingga domain tetap berada di bawah kendali.
Pertimbangkan lelang domain
Lelang domain adalah platform untuk membeli dan menjual nama domain yang sudah dimiliki. Ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk menemukan domain yang unik dan bernilai tinggi.
Namun, penawaran dalam lelang domain sering kali kompetitif dan harga dapat meningkat dengan cepat. Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli domain dari lelang, tentukan anggaran dan patuhi batas tersebut. Jika Anda tidak memenangkan lelang untuk domain pilihan pertama Anda, Anda dapat mempertimbangkan TLD yang berbeda atau variasi serupa dari nama domain Anda.
Anda juga dapat bernegosiasi secara langsung untuk domain yang sudah dimiliki. Layanan broker domain, yang tersedia melalui banyak pendaftar, dapat menangani negosiasi untuk Anda. Mereka akan membantu menemukan pemilik domain, menyarankan penawaran yang wajar, dan mendampingi Anda selama proses transfer domain.
Pembelian dalam jumlah banyak
Banyak pendaftar domain menawarkan diskon jika Anda membeli beberapa nama domain sekaligus.
Ini bisa sangat berguna jika Anda menginginkan opsi TLD yang berbeda, seperti .com dan .co.id, untuk melindungi merek Anda di berbagai pasar.
Dengan membeli beberapa domain sekaligus, Anda mungkin dapat menegosiasikan harga keseluruhan yang lebih baik, sering kali menghemat 10% hingga 20% dibandingkan dengan membelinya secara satu per satu. Beberapa pendaftar juga dapat menawarkan paket bundel yang mencakup layanan tambahan seperti perlindungan WHOIS atau hosting, sehingga dapat memberi nilai lebih.
Taktik negosiasi domain
Jika Anda mengincar domain premium atau aftermarket (domain yang sudah dimiliki oleh orang lain), Anda mungkin perlu bernegosiasi dengan pemilik saat ini. Domain premium dapat memiliki harga yang agak mahal dan prosesnya bisa terasa menantang. Berikut beberapa taktik yang perlu diperhatikan saat bernegosiasi:
- Lakukan riset. Periksa riwayat domain. Apakah itu digunakan untuk merek kredibel atau hanya kumpulan kata acak? Alat seperti WHOIS dapat memberi tahu Anda pemilik saat ini serta apakah domain telah dijual lama. Jika domain telah dipasarkan untuk waktu yang lama, penjual mungkin lebih terbuka untuk menurunkan harga.
- Mulai dari penawaran rendah tetapi tetap wajar. Jangan langsung menawarkan harga terbaik Anda. Namun, jangan terlalu rendah juga (agar penawaran Anda tetap terasa wajar). Mengajukan harga sedikit di bawah nilai pasar memberi Anda ruang untuk bernegosiasi ke arah yang lebih tinggi.
- Siap untuk mundur. Jika harganya terlalu tinggi atau penjual tidak mau bernegosiasi, jangan ragu untuk mengakhiri percakapan dengan sopan. Seringkali, penjual mungkin kembali kepada Anda dengan penawaran yang lebih baik setelah melihat Anda tidak terlalu bergantung pada domain tersebut.
- Pertimbangkan rencana pembayaran atau cicilan. Beberapa pemilik domain bersedia menawarkan skema pembayaran, sehingga Anda bisa membayar secara bertahap dalam beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun.
- Gunakan broker (jika perlu). Broker adalah negosiator berpengalaman yang dapat membantu Anda mengamankan domain dengan harga yang wajar serta menangani aspek hukum dan teknis dari transaksi. Biasanya, mereka mengenakan biaya, yang bisa berupa tarif tetap atau komisi dari harga akhir penjualan.
FAQ biaya nama domain
Apa itu nama domain?
Sistem nama domain menyediakan alamat berbasis teks untuk situs web. Alamat yang mudah dipahami ini membantu pengguna web menemukan konten secara online.
Bagaimana cara membeli nama domain secara permanen?
Sebagian besar nama domain diperpanjang setiap tahun, tetapi Anda dapat mendaftarkan domain hingga 10 tahun ke depan di awal.
Apakah semua ekstensi domain memiliki harga yang sama?
Harga domain bervariasi tergantung pada ekstensinya. Domain dengan ekstensi .com biasanya lebih mahal daripada ekstensi yang kurang populer seperti .shop atau .info.
Bisakah saya mendapatkan nama domain gratis?
Setiap paket Shopify dilengkapi dengan subdomain gratis. Setelah situs web Anda aktif dan berjalan, Anda dapat mengganti URL ".myshopify.com" gratis Anda dengan domain kustom. Biaya domain kustom tersebut akan bervariasi.
Bagaimana cara memeriksa apakah nama domain tersedia?
Anda dapat memeriksa apakah nama domain tersedia dengan menggunakan alat pencarian nama domain, seperti yang disediakan oleh Shopify.
Berapa yang harus saya bayarkan untuk nama domain?
Nama domain biasanya seharga antara Rp120.000-Rp225.000 per tahun untuk TLD umum seperti .com, .net, dan .org. Domain premium atau TLD tertentu, seperti .io atau .ai, dapat jauh lebih mahal, sering kali berkisar dari Rp600.000-Rp1.500.000 atau lebih per tahun.
Mengapa nama domain berbayar?
Nama domain berbayar karena pada dasarnya Anda menyewa hak untuk menggunakan nama tertentu di internet. Biaya tersebut mencakup biaya administratif, pemeliharaan teknis, dan layanan yang disediakan oleh pendaftar, termasuk pengelolaan domain dan layanan DNS.
Berapa biaya nama domain di Shopify?
Di Shopify, nama domain biasanya berkisar antara Rp165.000-Rp210.000 per tahun untuk domain .com. Shopify juga menawarkan domain premium, yang bisa lebih mahal tergantung pada TLD dan ketersediaannya.


